Scroll untuk baca berita
DaerahNEWSBIDIK PANGANDARAN

Badai Terjang Pantai Timur Pangandaran: Ratusan Perahu Nelayan Rusak, Fasilitas Wisata Porak-Poranda

571
×

Badai Terjang Pantai Timur Pangandaran: Ratusan Perahu Nelayan Rusak, Fasilitas Wisata Porak-Poranda

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//PANGANDARAN – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang dan petir melanda wilayah perairan Pantai Timur Pangandaran, Rabu (21/5/2025) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Akibatnya, ratusan perahu nelayan mengalami kerusakan parah hingga tenggelam, sementara sejumlah fasilitas wisata dan infrastruktur ambruk diterjang ombak besar.

Sejumlah nelayan tampak sibuk menyelamatkan perahu dan perlengkapan melaut seperti jaring yang hampir hanyut. Beberapa perahu dilaporkan terbelah dan hancur akibat hantaman gelombang. Salah satu nelayan bahkan menyebut mesin perahu milik atasannya hilang terseret ombak.

“Hujan angin disertai petir terjadi sejak dini hari. Perahu-perahu yang terparkir di bibir pantai rusak dan banyak yang tenggelam. Jaring-jaring pun banyak yang hilang,” ungkap Likin, seorang nelayan setempat.

Di kawasan wisata, fasilitas water sport seperti banana boat mengalami kerusakan. Beberapa jembatan bambu yang biasa digunakan wisatawan di Pantai Timur juga roboh dan hanyut terbawa arus. Sejumlah pohon pun tumbang akibat terpaan angin kencang.

Di Pelabuhan Cikidang Babakan, Tim SAR Barakuda diterjunkan untuk melakukan evakuasi terhadap nelayan yang kapalnya tenggelam saat hendak mendarat. Tim juga melakukan pencarian terhadap perahu nelayan yang hilang kontak saat melaut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada data pasti terkait jumlah kerusakan dan kerugian akibat bencana tersebut. Pihak terkait masih melakukan pendataan dan evakuasi di lokasi terdampak.

Sementara itu, kondisi di Pantai Barat Pangandaran terpantau aman. Kios dan lapak pedagang tidak mengalami kerusakan dan aktivitas wisata berjalan normal.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”