Scroll untuk baca berita
DaerahPeristiwa

Pesawat Peserta Pangandaran Air Show 2025 Mendarat Darurat, Diduga Alami Mati Mesin

483
×

Pesawat Peserta Pangandaran Air Show 2025 Mendarat Darurat, Diduga Alami Mati Mesin

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK.// Pangandaran
Jawa Barat – Sebuah pesawat kecil peserta Pangandaran Air Show 2025 melakukan pendaratan darurat di kawasan Kampung Turis, Pangandaran, pada Minggu (20/4/2025) pagi. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.46 WIB dan diduga disebabkan oleh kerusakan mesin.

Salah satu saksi mata, Dadang (55), warga yang tengah berolahraga di sekitar trotoar Kampung Turis, mengaku sempat merekam momen pesawat melakukan atraksi udara di kawasan pesisir. Ia menyadari adanya kejanggalan saat baling-baling pesawat tampak berhenti berputar.

“Saya awalnya hanya merekam atraksi biasa. Sekitar 30 detik merekam, saya lihat baling-balingnya berhenti. Tapi saya tidak sempat merekam detik-detik saat pesawatnya mendarat mendadak,” ujar Dadang.

Dadang menyebutkan bahwa pesawat terlihat mengalami gangguan mesin saat masih berada di udara. “Kalau dilihat dari video saya, sepertinya mesinnya mati di atas,” tambahnya.

Sementara itu, saksi lain bernama Yayan mengaku menyaksikan langsung detik-detik pesawat mendarat darurat di bibir pantai. “Pesawatnya tiba-tiba terbang rendah. Saya sempat kaget, kirain kenapa. Tapi saya enggak sempat rekam, enggak bawa HP, niatnya cuma jalan-jalan,” ucap Yayan.

Pesawat yang mengalami insiden tersebut diketahui berwarna putih dengan garis oranye dan biru, serta kode registrasi PK-S350. Sesaat setelah mendarat darurat, lokasi langsung diamankan oleh panitia dan petugas keamanan. Garis polisi pun segera dipasang untuk membatasi area, mengantisipasi gelombang air laut dan menghindari kerumunan warga.

Evakuasi pesawat dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, Basarnas, tenaga medis, serta pihak Susi Air. Proses penanganan dilakukan dengan pengamanan ketat demi keselamatan semua pihak.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Polres Pangandaran terkait insiden tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak Susi Air juga belum membuahkan jawaban.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah rangkaian acara Pangandaran Air Show 2025 yang menarik ribuan pengunjung. Aparat masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

ACEH BARAT DAYA

Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti sianida (NaCN) dan merkuri dalam tambang emas rakyat di Aceh Barat Daya bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan. Negara tidak boleh kalah oleh praktik ilegal yang merusak masa depan generasi bangsa,” tegas Tim Liputan Khusus Aceh, Minggu (25/01/2026).

Aceh

“Kesigapan warga bersama aparat kepolisian berhasil menyelamatkan nyawa seorang bocah 11 tahun yang diserang ular phyton di kawasan rawa Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya satwa liar di lingkungan sekitar permukiman,” ujar Kapolsek Kuala Pesisir IPDA Ghozi Al Falah, S.Tr.K.

Daerah

Proyek revitalisasi SD Negeri 5 Cepogo dengan nilai anggaran hampir Rp800 juta hingga kini belum rampung meski telah melewati batas waktu pelaksanaan. Selain keterlambatan, tim aliansi dan media juga menemukan pekerja di lokasi proyek tidak menggunakan alat pelindung diri, yang berpotensi melanggar aturan keselamatan kerja,” ujar tim investigasi aliansi kepada NEWS BIDIK, Jumat (26/12/2025).