Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYA

Ketua Pemuda Diduga Gelapkan Dana Sumbangan Peziarah Makam di Desa Serbaguna

629
×

Ketua Pemuda Diduga Gelapkan Dana Sumbangan Peziarah Makam di Desa Serbaguna

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK || Nagan Raya, Aceh – Aksi tak terpuji terjadi di kompleks pemakaman Desa Serbaguna, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Pada Minggu, 6 April 2025, dana sumbangan dari para peziarah yang ditempatkan di kotak amal dekat pintu gerbang makam, diduga diambil oleh Ketua Pemuda desa bersama seorang rekannya.

Insiden itu berlangsung saat masyarakat sedang melantunkan zikir di sekitar makam. Kedua pemuda tersebut mendekati kotak amal, lalu mengambil hampir seluruh uang di dalamnya. Hanya tersisa sekitar Rp20.000 sebelum mereka meninggalkan lokasi.

Aksi tersebut secara tidak sengaja disaksikan oleh beberapa warga, yang kemudian melaporkannya kepada penjaga makam.

Saat dikonfirmasi tim liputan melalui pesan WhatsApp, salah satu rekan Ketua Pemuda berinisial BF membenarkan bahwa uang sumbangan itu memang diambil untuk keperluan kegiatan pemuda.

“Benar, uangnya dipakai untuk acara lomba tarik tambang dan hiburan musik keyboard. Itu juga digunakan bersama oleh pemuda,” ujarnya.

Namun, pengakuan tersebut tidak mampu meredam kekecewaan warga, terutama penjaga makam. Ia mengungkapkan bahwa selama lebih dari enam tahun, ia merawat dan membersihkan makam secara sukarela tanpa bantuan dari pihak desa.

“Saya membersihkan makam ini pakai uang pribadi. Tidak pernah saya minta bantuan desa karena saya ikhlas. Tapi kejadian ini sangat mengecewakan, apalagi ini bukan yang pertama. Tahun lalu juga pernah terjadi, bahkan nilainya mencapai Rp5 juta. Saat itu saya diam, tapi kali ini sudah keterlaluan,” ujarnya penuh haru.

Warga menyesalkan tindakan Ketua Pemuda, apalagi diketahui bahwa setiap tahun Dana Desa mengalokasikan anggaran khusus untuk kegiatan kepemudaan. Tindakan ini dinilai mencoreng nama baik lembaga kepemudaan dan menggerus kepercayaan masyarakat.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum (APH) agar turun tangan dan mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan dana sumbangan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Kubang Gajah diwajibkan melapor ke Polsek Kuala Pesisir usai dilaporkan PT Socfindo Seunagan atas dugaan pengambilan berondolan sawit kering. Warga mempertanyakan penerapan asas keadilan karena berondolan yang dipersoalkan disebut merupakan sisa panen yang telah lama tertinggal di lokasi pembuangan janjang kosong (jangkos), sementara pihak perusahaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Aceh

“Konferensi pers ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk menghadirkan keterbukaan informasi, memperkuat komunikasi publik, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berimbang terkait pelayanan di RSUD Sultan Iskandar Muda.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri untuk meningkatkan produktivitas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tantangan Polri ke depan semakin berat dan kompleks, sehingga seluruh personel dituntut terus meningkatkan integritas dan pelayanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.

Aceh

“Terbitnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Giok Nagan menjadi langkah strategis dalam melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi unggulan daerah. Pengakuan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terus mengembangkan Giok Nagan secara berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.”