Scroll untuk baca berita
DaerahNEWS-BIDIK. GARUT

Forkopimcam Pamulihan Garut Turun Tangan: Donor Darah Massal Giatkan Solidaritas Sosial

493
×

Forkopimcam Pamulihan Garut Turun Tangan: Donor Darah Massal Giatkan Solidaritas Sosial

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Garut – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh unsur Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) Pamulihan, Kabupaten Garut. Dalam kegiatan kemanusiaan bertajuk Bhakti Sosial Donor Darah, yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Pamulihan pada Rabu pagi (30/4/2025), berbagai elemen masyarakat turut ambil bagian, termasuk jajaran TNI-Polri setempat.

Acara ini dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Polsek Pamulihan Polres Garut, Bripka Setiawan, bersama Bhabinsa Koramil Pamulihan. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang hadir secara sukarela untuk mendonorkan darahnya, sebagai wujud nyata solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

Dukung Ketersediaan Stok Darah

Kegiatan donor darah ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI), sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin.

Bripka Setiawan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang donor darah semata, namun merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan warga masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun semangat gotong-royong dan kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara masyarakat dengan pihak kepolisian,” ujarnya.

Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat

Melalui kegiatan ini, sinergi yang erat antara Polri, TNI, dan masyarakat pun terlihat nyata. Partisipasi aktif masyarakat menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kemanusiaan terus tumbuh di tengah-tengah kehidupan sosial.

Kapolsek Pamulihan, IPTU Dadi Supriyadi, turut memberikan apresiasi terhadap keterlibatan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala. Selain membantu PMI, ini juga menjadi media untuk membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Pentingnya Edukasi Donor Darah

Kegiatan donor darah juga membawa dampak edukatif yang signifikan. Selain manfaat kesehatan bagi pendonor, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya memberi tanpa pamrih, khususnya dalam situasi darurat atau ketika stok darah menipis di PMI.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”