Scroll untuk baca berita
HeadlineKulinerWisata

Sensasi Ikan Bakar Cobek Honje di Pangandaran, Kuliner Juara Buat Buka Puasa

546
×

Sensasi Ikan Bakar Cobek Honje di Pangandaran, Kuliner Juara Buat Buka Puasa

Sebarkan artikel ini

News Bidik||PANGANDARAN – Bulan Ramadhan selalu identik dengan momen buka puasa bareng yang seru. Nah, kalau lagi di Pangandaran, ada satu tempat yang wajib banget dikunjungi buat menikmati hidangan lezat: Saung Lesehan Agus Kucir.

Dari sekian banyak menu yang tersedia, yang paling bikin nagih adalah ikan bakar cobek honje. Perpaduan ikan segar yang dibakar sempurna dengan bumbu cobek honje yang khas bikin siapa pun ketagihan. Rasa gurih, pedas, dan segar dari honje (kecombrang) bikin lidah auto bergoyang!

Nggak heran kalau menjelang buka puasa, tempat ini selalu dipadati pengunjung. Agus Kucir, sang pemilik, bahkan sampai kewalahan melayani pesanan karena dalam sehari bisa ludes puluhan kilogram ikan.

Salah satu pelanggan setia, Tapidah dari Ciamis, mengaku suka banget sama ikan bakar di sini.

“Bumbu cobeknya segar banget, honjennya berasa, dan nggak amis sama sekali. Harganya juga murah meriah, cuma Rp 25 ribu per porsi!” ujarnya sambil menikmati hidangan.

Agus Kucir sendiri bersyukur rumah makannya selalu ramai selama Ramadhan.

“Alhamdulillah, pengunjung selalu membludak. Menu andalan kayak ikan bakar cobek honje, pindang gunung, sama ayam bakar laris manis. Kami tetap pakai cara masak tradisional biar rasanya autentik,” jelasnya.

Buat yang lagi cari tempat buka puasa dengan makanan lezat dan harga bersahabat, Saung Lesehan Agus Kucir di Pangandaran bisa jadi pilihan yang pas. Jangan sampai kehabisan, ya!

Tinggalkan Balasan

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”

Headline

“Dugaan praktik mafia BBM bersubsidi di Kabupaten Pinrang disebut masih berjalan lancar dan aman. Kondisi ini memicu kelangkaan solar dan pertalite, antrean panjang di SPBU, serta menyulitkan masyarakat seperti nelayan, petani, dan sopir angkutan. FP2KP mendesak aparat penegak hukum segera melakukan tindakan tegas dan operasi tangkap tangan guna memberantas praktik ilegal tersebut.”