Scroll untuk baca berita
DaerahNEWS-BIDIK. CIAMIS

GALENDO: Gerobak Literasi Tingkatkan Minat Baca Warga Binaan Lapas Ciamis

527
×

GALENDO: Gerobak Literasi Tingkatkan Minat Baca Warga Binaan Lapas Ciamis

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Ciamis – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis kembali menggelar program pembinaan kepribadian melalui kegiatan literasi bertajuk GALENDO (Gerobak Literasi Narapidana dan Opini), Selasa (20/5/2025). Kegiatan ini digelar di Blok A Lapas Ciamis dan bertujuan meningkatkan kemampuan intelektual para warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Sebanyak 13 orang warga binaan ikut serta dalam program membaca buku, yang kemudian dilanjutkan dengan penyusunan resume dari hasil bacaan mereka. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pada 10.30 WIB.

Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian di aspek intelektual. “GALENDO menjadi salah satu upaya kami untuk mendorong minat baca dan memperluas wawasan para warga binaan,” ujarnya.

Program ini dilaksanakan melalui kerja sama antara petugas pembinaan dan petugas pengamanan, dengan terlebih dahulu dilakukan pengumuman kepada para WBP. Di lokasi kegiatan, para warga binaan diberikan akses bacaan yang bervariasi untuk menunjang peningkatan kualitas intelektual mereka.

Selain sebagai sarana informasi, GALENDO juga menjadi medium edukatif untuk menumbuhkan budaya literasi di dalam lingkungan Lapas. Setiap hasil bacaan yang dirangkum oleh warga binaan akan menjadi bahan evaluasi dan dokumentasi pembinaan ke depan.

Pihak Lapas menegaskan bahwa monitoring dan koordinasi akan terus dilakukan demi kelancaran dan keberhasilan program literasi ini.

“Dukungan dan arahan dari jajaran pimpinan akan sangat kami harapkan demi menyukseskan kegiatan serupa ke depannya,” tutup Supriyanto.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik