Scroll untuk baca berita
BREBESJawa Tengah

Brebes Berduka: Aktivis Oping Maryono Tutup Usia, Suara Kritis Rakyat Kecil Telah Pergi

6116
×

Brebes Berduka: Aktivis Oping Maryono Tutup Usia, Suara Kritis Rakyat Kecil Telah Pergi

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Brebes — Kabupaten Brebes kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Aktivis senior Oping Maryono, yang selama puluhan tahun dikenal sebagai pengawas kebijakan publik dan penggerak suara rakyat kecil, wafat pada Sabtu (29/11/2025) pukul 15.00 WIB di kediamannya.

Bagi masyarakat Brebes, Oping bukan sekadar aktivis. Ia adalah simbol perlawanan terhadap ketidakadilan—sosok yang konsisten berdiri di garda depan untuk membela mereka yang tersisihkan. Mulai dari isu tambang ilegal di Brebes Selatan, sengketa lahan petani, pencemaran lingkungan oleh industri, hingga pendampingan buruh, perempuan, dan anak korban kekerasan, nama Oping selalu hadir sebagai advokat tanpa pamrih.

“Mas Oping itu alarm kebenaran. Jika ada kebijakan yang janggal atau menguntungkan kelompok tertentu, dia pasti yang paling dulu bersuara,” ujar aktivis perempuan April Aryanti, yang kerap mendampingi almarhum dalam berbagai advokasi.

Kepergian Oping mengguncang publik. Di media sosial, tagar #TerimaKasihOping dan #SelamatJalanPejuang sempat menjadi trending di wilayah Jawa Tengah. Ribuan warga dari Brebes, Tegal, hingga Slawi datang melayat sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Dalam pernyataan resminya, Pimpinan, Dewan Redaksi, serta seluruh jurnalis Media Berita RI News Portal menyampaikan duka cita mendalam. Mereka mengenang Oping sebagai sahabat dan sumber inspirasi yang selama ini mendorong media tetap tegak membela kebenaran.

Sebagai bagian dari umat Islam, pihak redaksi turut memanjatkan doa:

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf almarhum, menerima amal perjuangannya sebagai jihad fi sabilillah, meluaskan kuburnya, menerangi dengan cahaya-Nya, dan menempatkannya di surga tertinggi bersama para syuhada dan orang-orang saleh.”

Ucapan belasungkawa juga datang dari Pimpinan Redaksi Republik Indonesia News. Dalam pesannya, ia menuturkan kehilangan besar atas wafatnya Oping.

“Mas Oping selalu mengingatkan kami bahwa keberanian menulis harus selaras dengan keberanian memperjuangkan kebenaran dalam kehidupan sehari-hari. Semoga beliau husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kemudahan rezeki.”

Kepergian Oping meninggalkan duka sekaligus warisan perjuangan. Suara kritisnya mungkin telah berhenti, namun nilai-nilai yang ia perjuangkan akan terus hidup melalui ribuan orang yang pernah dibelanya.

Selamat jalan, Mas Oping. Semoga perjuanganmu menjadi amal jariyah yang tak terputus.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Tinggalkan Balasan

Jawa Tengah

Anggaran negara yang bersumber dari pajak rakyat harus digunakan secara tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan. Dugaan ketidaksesuaian material dan spesifikasi dalam proyek revitalisasi SD Negeri 1 Ngandong, Bumiharjo, Jepara, perlu ditelusuri secara transparan melalui pemeriksaan teknis dan audit agar kualitas pembangunan terjamin serta setiap rupiah uang negara benar-benar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.”

Jawa Tengah

“Universitas Muria Kudus diharapkan menjadi pusat pelatihan dan persiapan calon pekerja migran Indonesia melalui program SMK Go Global. Dengan dukungan pelatihan bahasa, peningkatan kompetensi, uji kompetensi, hingga proses penempatan, lulusan SMK diharapkan mampu bersaing di pasar kerja internasional dengan tetap mengutamakan perlindungan dan keselamatan pekerja migran.”

Jawa Tengah

“Dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi di SPBU 44-523-02 Karangmoncol, Kabupaten Pemalang, masih memerlukan pembuktian dan verifikasi secara menyeluruh. Setiap tuduhan harus didasarkan pada fakta, data transaksi, serta hasil pemeriksaan pihak berwenang agar tidak menimbulkan kesimpulan sepihak yang dapat merugikan pihak tertentu. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi demi menjunjung tinggi prinsip keberimbangan, transparansi, serta profesionalisme jurnalistik.”

Jawa Tengah

“Ucapan selamat dan dukungan dari keluarga besar Detasemen Intelijen Kodam IV/Diponegoro kepada Letkol Arh Agus Fithriyanto, S.A.P., yang mengikuti Pendidikan Jabatan Golongan V atau Letkol TA 2026, merupakan bentuk kebanggaan dan doa bersama agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, serta kesuksesan dalam menjalani pendidikan. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh semakin memperkuat kapasitas