Scroll untuk baca berita
Jawa TengahSemarang

Ahli Waris Tuntut Keadilan atas Dugaan Penyerobotan Tanah di Banjardowo

402
×

Ahli Waris Tuntut Keadilan atas Dugaan Penyerobotan Tanah di Banjardowo

Sebarkan artikel ini
Potret Kesepakatan,yang menjadi objek sengketa di Kelurahan Banjardowo, Semarang, yang kini tengah dipersoalkan ahli waris karena diduga diserobot pihak lain.Rabu, (10/9/25) Dok poto Andi. k /red

NEWS BIDIK,Semarang, – Kasus dugaan penyerobotan tanah kembali mencuat di wilayah Banjardowo, RT 007 RW 006, Kota Semarang. Lahan seluas 495 meter persegi dengan asal tanah C Desa No. 3342 Persil No. 28 kelas D III, yang tercatat atas nama Muhadi Herman, kini menjadi sengketa antara para ahli waris dengan pihak pembeli.

baca juga

Presiden Prabowo Tegaskan Pasal 33 UUD 1945 Jadi Fondasi Pembangunan Ekonomi Nasional

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tanah tersebut merupakan warisan keluarga dengan 13 ahli waris. Namun, dalam dokumen gugatan di Pengadilan Negeri, hanya tercatat 12 ahli waris tanpa mencantumkan nama Hajah Munafiah. Hal ini menimbulkan dugaan adanya manipulasi data warisan.

baca juga

Skandal Tanah Pasar Teloyo Klaten: 8 Tahun Mangkrak, Gugatan Rp50 Miliar Mengguncang

Persoalan bermula pada 26 September 2008, ketika salah satu ahli waris, Nurkamin, melakukan kesepakatan jual beli dengan seorang warga bernama Hari Santoso. Tanah itu dijual dengan harga Rp300.000 per meter, total Rp148,5 juta. Kwitansi menunjukkan pembayaran dilakukan bertahap sejak 20 Oktober 2008 hingga 4 April 2009 dengan jumlah Rp133,5 juta, menyisakan kekurangan Rp15 juta yang dijanjikan setelah istri Nurkamin bebas dari lembaga pemasyarakatan.

baca juga

Ahmad Luthfi Dorong Mahasiswa Unimus Junjung Integritas dan Jiwa Melayani

Namun, pada 14 Desember 2009, Hari Santoso meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Setelah kejadian itu, Nurkamin diduga kembali menguasai tanah tersebut. Informasi lain menyebutkan bahwa pada 12 Juli 2011, tanah yang sama dijual lagi oleh Nurkamin kepada seseorang bernama Tresyono seharga Rp199 juta melalui akta notaris. Tresyono kemudian berhasil menerbitkan sertifikat hak milik atas tanah itu melalui program PTSL. Rabu, (10/9/2025).

baca juga

Wujud Penghormatan, Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng Abadikan Nama YB Mangunwijaya Menjadi Jalan di TPA Jatibarang

Sejumlah ahli waris menilai transaksi kedua tidak sah karena tanah tersebut sebelumnya sudah dibeli almarhum Hari Santoso. Mereka menyoroti adanya dugaan penipuan dan pemalsuan data termasuk penghilangan nama salah satu ahli waris dalam berkas pengadilan.

“Bukti kwitansi asli ada, saksi juga banyak yang mengetahui bahwa tanah tersebut sudah dibeli oleh almarhum Hari Santoso”, ujar salah seorang ahli waris.

Atas dugaan penyerobotan tanah dan pemalsuan dokumen tersebut, keluarga ahli waris berencana menempuh jalur hukum dengan mengacu pada pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Tinggalkan Balasan

Jawa Tengah

Anggaran negara yang bersumber dari pajak rakyat harus digunakan secara tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan. Dugaan ketidaksesuaian material dan spesifikasi dalam proyek revitalisasi SD Negeri 1 Ngandong, Bumiharjo, Jepara, perlu ditelusuri secara transparan melalui pemeriksaan teknis dan audit agar kualitas pembangunan terjamin serta setiap rupiah uang negara benar-benar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.”

Jawa Tengah

“Universitas Muria Kudus diharapkan menjadi pusat pelatihan dan persiapan calon pekerja migran Indonesia melalui program SMK Go Global. Dengan dukungan pelatihan bahasa, peningkatan kompetensi, uji kompetensi, hingga proses penempatan, lulusan SMK diharapkan mampu bersaing di pasar kerja internasional dengan tetap mengutamakan perlindungan dan keselamatan pekerja migran.”

Jawa Tengah

“Dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi di SPBU 44-523-02 Karangmoncol, Kabupaten Pemalang, masih memerlukan pembuktian dan verifikasi secara menyeluruh. Setiap tuduhan harus didasarkan pada fakta, data transaksi, serta hasil pemeriksaan pihak berwenang agar tidak menimbulkan kesimpulan sepihak yang dapat merugikan pihak tertentu. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi demi menjunjung tinggi prinsip keberimbangan, transparansi, serta profesionalisme jurnalistik.”

Jawa Tengah

“Ucapan selamat dan dukungan dari keluarga besar Detasemen Intelijen Kodam IV/Diponegoro kepada Letkol Arh Agus Fithriyanto, S.A.P., yang mengikuti Pendidikan Jabatan Golongan V atau Letkol TA 2026, merupakan bentuk kebanggaan dan doa bersama agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, serta kesuksesan dalam menjalani pendidikan. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh semakin memperkuat kapasitas