Scroll untuk baca berita
DaerahNEWS BIDIK SIDOARJO

KADIN Sidoarjo Kukuhkan Pengurus Baru 2024.2029, Siap Perkuat Sinergi dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

440
×

KADIN Sidoarjo Kukuhkan Pengurus Baru 2024.2029, Siap Perkuat Sinergi dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK//Sidoarjo,— Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Sidoarjo secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus masa bakti 2024–2029 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaborasi. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari kalangan pemerintah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat, menandai komitmen bersama untuk memperkuat peran KADIN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam struktur kepengurusan yang baru, Muhammad Shofi dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Kelembagaan, Kebijakan Publik, dan Otonomi Daerah. Penunjukan ini mencerminkan komitmen KADIN Sidoarjo dalam menjalin sinergi antara pelaku usaha dan lembaga pemerintahan maupun non-pemerintah. Selain itu, peran ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya kebijakan publik yang berpihak pada kepentingan dunia usaha serta mendukung implementasi otonomi daerah secara efektif.

Sementara itu, Riyaman Sumantri turut dikukuhkan sebagai Komite Tetap Usaha Real Estate. Dengan posisi ini, Riyaman diharapkan mampu berkontribusi strategis terhadap pengembangan sektor properti di Sidoarjo, seiring meningkatnya kebutuhan hunian dan tumbuhnya sektor ekonomi lokal.

Dalam bidang otonomi daerah, Tejo Sunaryo, ST., SE. dipercaya mengisi posisi Komite Tetap Otonomi Daerah. Penunjukan ini menegaskan peran penting KADIN dalam mengawal dinamika pembangunan daerah dan pelaksanaan kebijakan otonomi yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat serta kemajuan dunia usaha. Sabtu, (31/5/2025).

KADIN Kabupaten Sidoarjo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Harapannya, kepengurusan periode 2024–2029 mampu membawa semangat baru, memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan ekonomi daerah, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta memberdayakan pelaku usaha, khususnya UMKM di Kabupaten Sidoarjo.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik