Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYA

Warga Pante Ara Nagan Raya Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Desa yang Terbengkalai

317
×

Warga Pante Ara Nagan Raya Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Desa yang Terbengkalai

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK//Nagan Raya, Aceh – Warga Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, kembali menyuarakan keprihatinan mereka terhadap kondisi jalan utama desa yang rusak dan belum tersentuh pembangunan selama bertahun-tahun. Jalan sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer tersebut menjadi akses vital bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Minimnya perhatian dari pemerintah daerah, provinsi, maupun dinas terkait, membuat warga merasa terabaikan. Hal ini diungkapkan langsung oleh warga saat ditemui tim liputan khusus media perwakilan Aceh pada Jumat (30/5/2025).

“Kami sudah terlalu lama menunggu. Jalan ini satu-satunya akses ekonomi dan transportasi kami. Harapannya, pemerintah melihat kondisi ini secara langsung,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Jalan yang dimaksud menghubungkan Pante Ara menuju Menasah Dayah serta Desa Ujong Blang. Selain menjadi jalur utama warga desa, jalan ini juga penting bagi kelancaran distribusi hasil pertanian dan aktivitas pendidikan.

Kepala Desa Pante Ara, M. Yusuf, menyampaikan harapan besar kepada pemerintah. “Kami sangat berharap agar pemerintah kabupaten, provinsi, dan dinas terkait segera menindaklanjuti permintaan warga ini. Jalan ini sangat vital untuk masyarakat kami,” ujarnya.

Masyarakat berharap perhatian yang sama seperti yang diterima oleh desa-desa lain dalam hal pembangunan infrastruktur. Mereka mendesak Gubernur Aceh dan pihak terkait untuk segera turun tangan dan melihat langsung kondisi jalan tersebut.

Dengan adanya sorotan dari media dan permintaan langsung dari masyarakat, warga berharap pemerintah tidak lagi menutup mata terhadap kebutuhan dasar ini. Infrastruktur jalan yang layak bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga kebutuhan mendesak demi keberlangsungan ekonomi dan pendidikan di desa mereka.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying BBM. Ia menegaskan stok BBM di wilayah Aceh, khususnya Kabupaten Nagan Raya, dipastikan aman dan mencukupi sesuai kebutuhan masyarakat. Polres Nagan Raya juga akan menindak tegas praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM sesuai ketentuan hukum yang berlaku.”
Sabtu, (7/3/2026).
Dok: Humas Polres Nagan Raya

Aceh

“Pengungkapan ini merupakan bukti keseriusan kami dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Nagan Raya. Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga tersangka beserta 42 gram sabu berhasil diamankan. Kami mengimbau masyarakat untuk terus bekerja sama dengan kepolisian demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Nagan Raya mewakili Kap

Aceh

Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat. Ini adalah hasil kerja keras seluruh personel,” ujar Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K., usai menerima penghargaan pada Rapim Polda Aceh Tahun 2026 di Banda Aceh.

Aceh

“Dugaan pembalakan liar di kawasan Hutan Ujong Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, disebut telah berlangsung berbulan-bulan tanpa penindakan tegas. Aktivitas penebangan kayu diduga dilakukan tanpa izin resmi sebagaimana diatur dalam UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan KPH Wilayah IV Aceh segera turun tangan mengusut tuntas dugaan pelanggaran yang berpotensi merugikan negara serta mengancam kelestarian lingkungan.”