Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYA

Warga Pante Ara Nagan Raya Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Desa yang Terbengkalai

428
×

Warga Pante Ara Nagan Raya Desak Pemerintah Perbaiki Jalan Desa yang Terbengkalai

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK//Nagan Raya, Aceh – Warga Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, kembali menyuarakan keprihatinan mereka terhadap kondisi jalan utama desa yang rusak dan belum tersentuh pembangunan selama bertahun-tahun. Jalan sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer tersebut menjadi akses vital bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Minimnya perhatian dari pemerintah daerah, provinsi, maupun dinas terkait, membuat warga merasa terabaikan. Hal ini diungkapkan langsung oleh warga saat ditemui tim liputan khusus media perwakilan Aceh pada Jumat (30/5/2025).

“Kami sudah terlalu lama menunggu. Jalan ini satu-satunya akses ekonomi dan transportasi kami. Harapannya, pemerintah melihat kondisi ini secara langsung,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Jalan yang dimaksud menghubungkan Pante Ara menuju Menasah Dayah serta Desa Ujong Blang. Selain menjadi jalur utama warga desa, jalan ini juga penting bagi kelancaran distribusi hasil pertanian dan aktivitas pendidikan.

Kepala Desa Pante Ara, M. Yusuf, menyampaikan harapan besar kepada pemerintah. “Kami sangat berharap agar pemerintah kabupaten, provinsi, dan dinas terkait segera menindaklanjuti permintaan warga ini. Jalan ini sangat vital untuk masyarakat kami,” ujarnya.

Masyarakat berharap perhatian yang sama seperti yang diterima oleh desa-desa lain dalam hal pembangunan infrastruktur. Mereka mendesak Gubernur Aceh dan pihak terkait untuk segera turun tangan dan melihat langsung kondisi jalan tersebut.

Dengan adanya sorotan dari media dan permintaan langsung dari masyarakat, warga berharap pemerintah tidak lagi menutup mata terhadap kebutuhan dasar ini. Infrastruktur jalan yang layak bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga kebutuhan mendesak demi keberlangsungan ekonomi dan pendidikan di desa mereka.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Kubang Gajah diwajibkan melapor ke Polsek Kuala Pesisir usai dilaporkan PT Socfindo Seunagan atas dugaan pengambilan berondolan sawit kering. Warga mempertanyakan penerapan asas keadilan karena berondolan yang dipersoalkan disebut merupakan sisa panen yang telah lama tertinggal di lokasi pembuangan janjang kosong (jangkos), sementara pihak perusahaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Aceh

“Konferensi pers ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk menghadirkan keterbukaan informasi, memperkuat komunikasi publik, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berimbang terkait pelayanan di RSUD Sultan Iskandar Muda.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri untuk meningkatkan produktivitas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tantangan Polri ke depan semakin berat dan kompleks, sehingga seluruh personel dituntut terus meningkatkan integritas dan pelayanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.

Aceh

“Terbitnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Giok Nagan menjadi langkah strategis dalam melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi unggulan daerah. Pengakuan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terus mengembangkan Giok Nagan secara berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.”