Scroll untuk baca berita
AcehDaerahPeristiwa

BREAKING NEWS: CUACA EKSTREM LUMPUHKAN JALAN LINTAS NAGAN RAYA–TAKENGON, EMPAT DESA TERISOLIR TOTAL

1556
×

BREAKING NEWS: CUACA EKSTREM LUMPUHKAN JALAN LINTAS NAGAN RAYA–TAKENGON, EMPAT DESA TERISOLIR TOTAL

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Nagan Raya — Hujan deras yang mengguyur kawasan Kabupaten Nagan Raya dalam beberapa hari terakhir memicu bencana banjir serius di wilayah Beutong Ateuh. Akibatnya, Jalan Lintas Nagan Raya–Takengon (Aceh Tengah) lumpuh total setelah badan jalan putus dihantam derasnya arus Sungai Beutong Ateuh, Jumat (28/11/2025).

Bencana alam ini menjadi yang kedua kalinya dalam tahun ini. Jika sebelumnya wilayah tersebut diterjang banjir bandang, maka kejadian kali ini lebih parah. Infrastruktur jalan utama antarkabupaten mengalami kerusakan berat, memutus akses vital yang menghubungkan Nagan Raya dengan Aceh Tengah. Arus sungai yang meluap menghancurkan badan jalan hingga tidak dapat dilalui sama sekali, bahkan oleh kendaraan berat.

Selain kerusakan infrastruktur, empat desa di Kecamatan Beutong Ateuh Benggala kini dalam kondisi terisolir total akibat terputusnya akses dan tingginya genangan air. Adapun desa-desa yang terdampak adalah:

Desa Babah Suak

Desa Kuta Teugeuh

Desa Blang Puuk

Desa Blang Meurandeuh

Masyarakat dari empat desa tersebut terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Hingga berita ini diterbitkan, warga masih berada di tempat pengungsian sambil menunggu bantuan logistik dan evakuasi lanjutan dari pihak terkait.

Warga mengaku khawatir dengan kondisi yang semakin memburuk dan mendesak pemerintah daerah serta BPBD untuk segera mengirimkan bantuan, membuka akses jalan, dan melakukan penanganan cepat.

Cuaca ekstrem masih berpotensi berlanjut, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, longsor, dan rusaknya infrastruktur lain di sekitar wilayah rawan.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Bantuan kemanusiaan tahap kedua dari Pemerintah Pusat kembali tiba di Bandara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya. Ratusan paket logistik seperti beras, minyak goreng, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya langsung didistribusikan ke desa-desa terdampak banjir di Aceh Barat dan Nagan Raya. ‘Kami prioritaskan wilayah yang masih terisolir dan sangat membutuhkan pasokan logistik,’ ujar Babinsa Pos Danramil Kuala Pesisir, Nanang Rusdianto. Pemerintah memastikan suplai bantuan akan terus dikirim hingga kondisi darurat mereda.”

Nasional

“Kepemimpinan terpusat Presiden dalam operasi terpadu penanganan banjir Sumatera dinilai menjadi faktor penentu stabilitas nasional. Dengan penyatuan komando antara TNI tiga matra, Basarnas, BNPB, Polri, dan pemerintah daerah, respons kemanusiaan berjalan lebih cepat, terarah, dan bebas dari tumpang tindih kewenangan. Pendekatan ini sekaligus memastikan tidak ada celah intervensi pihak asing dalam operasi yang bersifat sensitif, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim yang stabil di kawasan.”

Jawa Tengah

“Warga mendesak Dinas Imigrasi Jawa Tengah mengambil langkah tegas terkait dugaan keberadaan tenaga kerja asing (TKA) ilegal yang bekerja tanpa izin di Kawasan Industri Kendal (KIK). Temuan adanya mess penampungan, upah di bawah standar, hingga ketiadaan BPJS dan K3 memperkuat dugaan praktik pelanggaran ketenagakerjaan oleh perusahaan. Kasus ini kini menjadi sorotan dan menunggu tindakan nyata dari pihak berwenang.”

Hukum & Kriminal

Temuan di lapangan memperlihatkan adanya dugaan kuat penyimpangan pada proyek revitalisasi SD Negeri 2 Geneng Jepara. Pekerjaan yang seharusnya dilaksanakan dengan mekanisme swakelola justru dikerjakan oleh pihak rekanan, sehingga menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi, mutu, dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara. Lembaga dan tim media berencana membawa temuan ini ke BPK serta Kejaksaan untuk memastikan ada penegakan hukum yang tegas.”

Aceh

Petani menjadi tersangka, sementara perusahaan perkebunan diduga kebal hukum. Manipulasi HGU yang melibatkan oknum BPN/ATR harus diusut tuntas demi keadilan masyarakat Padang Panyang.”

“Sudah puluhan tahun perusahaan berkuasa, tetapi hak rakyat tak pernah benar-benar merdeka. Presiden Prabowo diharapkan turun tangan menegakkan keadilan agraria di Nagan Raya.”

“Program plasma 20 persen hanya tinggal formalitas. Sampai hari ini tidak satu pun petani menikmati hasilnya.”

“Kami meminta APH tidak menutup mata. Mafia tanah harus dihentikan, bukan rakyat yang dijadikan tumb