Scroll untuk baca berita
AcehNasionalWawancara Khusus

Ketum IWO Kukuhkan Pengurus IWO se-Aceh: Babak Baru Penguatan Pers Digital di Tanah Rencong

3984
×

Ketum IWO Kukuhkan Pengurus IWO se-Aceh: Babak Baru Penguatan Pers Digital di Tanah Rencong

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK,Banda Aceh – Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO), Dwi Cristianto, resmi melantik Pengurus Wilayah (PW) IWO Aceh serta jajaran Pengurus Daerah (PD) IWO se-Aceh dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh antusias di Anjung Mon Mata, Kota Banda Aceh, Selasa (18/11/2025).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi IWO di Tanah Rencong. Turut hadir dalam acara itu para ketua dan perwakilan IWO kabupaten/kota se-Aceh, Kepala Jasa Raharja, Wakil Gubernur Aceh yang diwakili Kadis Pendidikan Aceh, Ketua PSI Aceh, Kabag Protokol Setda Aceh, para tokoh masyarakat, insan pers, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dwi Cristianto menegaskan bahwa IWO harus menjadi garda terdepan dalam menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas pers, terutama di era digital ketika arus informasi bergerak begitu cepat.

“IWO harus hadir sebagai organisasi yang menjaga marwah pers online, bekerja berdasarkan fakta, serta tetap kritis namun konstruktif dalam mengawal kepentingan publik,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus PW dan PD IWO se-Aceh untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat, tanpa mengurangi fungsi kritis pers sebagai pilar penting demokrasi.

Sementara itu, Ketua PD IWO Aceh Barat, Samsul Rijal, yang baru dilantik, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua PW IWO Aceh, Khairan Manggeng, serta seluruh pengurus wilayah yang telah menyelenggarakan pelantikan tersebut. Samsul berharap seluruh perlengkapan administrasi, termasuk SK kepengurusan, dapat segera disampaikan agar pihaknya dapat melakukan pelaporan resmi kepada dinas terkait mengenai legalitas dan keberadaan IWO di Aceh Barat.

“Kami siap memimpin dan membesarkan IWO di Bumi Teuku Umar, serta berkomitmen memperkuat peran jurnalis online di wilayah Aceh Barat,” tegasnya.

Dengan dilantiknya pengurus baru ini, IWO Aceh diharapkan semakin solid, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia jurnalistik di seluruh Provinsi Aceh. Kehadiran kepengurusan baru juga dipercaya menjadi energi segar untuk meningkatkan kualitas pemberitaan serta memperluas jejaring kerja sama yang produktif di era digital.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Bantuan kemanusiaan tahap kedua dari Pemerintah Pusat kembali tiba di Bandara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya. Ratusan paket logistik seperti beras, minyak goreng, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya langsung didistribusikan ke desa-desa terdampak banjir di Aceh Barat dan Nagan Raya. ‘Kami prioritaskan wilayah yang masih terisolir dan sangat membutuhkan pasokan logistik,’ ujar Babinsa Pos Danramil Kuala Pesisir, Nanang Rusdianto. Pemerintah memastikan suplai bantuan akan terus dikirim hingga kondisi darurat mereda.”

Nasional

“Kepemimpinan terpusat Presiden dalam operasi terpadu penanganan banjir Sumatera dinilai menjadi faktor penentu stabilitas nasional. Dengan penyatuan komando antara TNI tiga matra, Basarnas, BNPB, Polri, dan pemerintah daerah, respons kemanusiaan berjalan lebih cepat, terarah, dan bebas dari tumpang tindih kewenangan. Pendekatan ini sekaligus memastikan tidak ada celah intervensi pihak asing dalam operasi yang bersifat sensitif, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim yang stabil di kawasan.”

Aceh

Petani menjadi tersangka, sementara perusahaan perkebunan diduga kebal hukum. Manipulasi HGU yang melibatkan oknum BPN/ATR harus diusut tuntas demi keadilan masyarakat Padang Panyang.”

“Sudah puluhan tahun perusahaan berkuasa, tetapi hak rakyat tak pernah benar-benar merdeka. Presiden Prabowo diharapkan turun tangan menegakkan keadilan agraria di Nagan Raya.”

“Program plasma 20 persen hanya tinggal formalitas. Sampai hari ini tidak satu pun petani menikmati hasilnya.”

“Kami meminta APH tidak menutup mata. Mafia tanah harus dihentikan, bukan rakyat yang dijadikan tumb