Scroll untuk baca berita
Aceh

Socfindo Seunagan Salurkan Beasiswa CSR untuk 154 Pelajar dan Mahasiswa di Nagan Raya

6255
×

Socfindo Seunagan Salurkan Beasiswa CSR untuk 154 Pelajar dan Mahasiswa di Nagan Raya

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Nagan Raya – Sebanyak 154 pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Nagan Raya menerima beasiswa pendidikan yang bersumber dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Socfindo Seunagan. Penyerahan berlangsung di lapangan tenis perusahaan setempat, Selasa (30/09/2025), dalam suasana haru dan antusiasme para penerima serta orang tua.

Dalam sambutannya, Pengurus PT Socfindo Seunagan, Hendri M.P. Siregar, menyampaikan apresiasi kepada para pelajar yang berhasil meraih beasiswa tersebut. Ia berharap bantuan pendidikan ini menjadi pemicu untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Terus bersemangat dalam belajar. Doakan juga agar Socfindo semakin berjaya, produksi meningkat, sehingga dapat terus berkontribusi nyata bagi desa sekitar dan masyarakat luas,” ujar pria yang akrab disapa Hendri itu.

Hal senada juga disampaikan Ketua SPSI Kebun Seunagan, T. Reza Pahlevi. Ia menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan program CSR, khususnya di bidang pendidikan dan sosial.

“Pertahankan prestasi kalian. Kepada Socfindo Seunagan, kami harapkan agar tetap konsisten menyalurkan CSR dan santunan anak yatim piatu. Insyaallah tahun depan kuotanya akan bertambah,” tuturnya.

Dari total penerima, sebanyak 61 di antaranya merupakan anak yatim tingkat SD dan SMP yang berasal dari desa-desa di sekitar perusahaan, yakni Padang Panjang, Arongan, Purwodadi, Kuala Trang, Lawa Batu, Ujong Padang, Blang Bintang, dan Jatirejo.

Program beasiswa ini disambut gembira oleh para orang tua penerima yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berharap dukungan pendidikan ini dapat membuka jalan bagi anak-anak mereka menuju masa depan yang lebih gemilang.(Ari)

Tinggalkan Balasan

Aceh

Delapan penghargaan yang diraih menjadi bukti bahwa santri Dayah Ruhul Qur’ani mampu bersaing di bidang robotika. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, berinovasi, dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.” — Teuku Raden Triolan Wijaya, S.Kom., M.Cs., Pelatih Tim Robotik Dayah Ruhul Qur’ani.

Aceh

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK), resmi melantik delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemkab Nagan Raya. Dalam arahannya, TRK menegaskan agar seluruh pejabat yang dilantik menjalankan amanah dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab, serta menyatukan langkah untuk mewujudkan visi-misi TRK–Sayang melalui pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.”

Aceh

“Masyarakat berharap hukum ditegakkan secara adil tanpa dipengaruhi kepentingan pihak mana pun. Kepastian hukum menjadi kebutuhan utama agar persoalan yang tengah bergulir tidak terus menimbulkan spekulasi maupun konflik di tengah masyarakat. Sesuai amanat Pasal 27 UUD 1945, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum dan berhak memperoleh perlakuan yang adil.”

Aceh

“Pawai Karnaval Budaya HUT Ke-24 Nagan Raya menjadi bukti semangat generasi muda dalam mencintai dan melestarikan budaya daerah. Melalui kreativitas para pelajar, warisan budaya tidak hanya dipertontonkan, tetapi juga diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Nagan Raya,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK).

Aceh

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya melalui program CSR serta mendukung suksesnya HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus terjalin untuk membangun Nagan Raya yang mandiri dan madani,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK), saat menutup Nagan Raya Fair 2026 di Alun-Alun Suka Makmue, Senin (21/7/2026).

Aceh

“Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan di Kabupaten Nagan Raya didukung oleh data yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan akuntabel. Melalui evaluasi ini, pemerintah daerah terus memperkuat implementasi Satu Data Indonesia demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.”