Scroll untuk baca berita
Jawa TengahJeparaPeristiwa

Respon Cepat Bupati Jepara Usai Rumah Warga Sinanggul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang

308
×

Respon Cepat Bupati Jepara Usai Rumah Warga Sinanggul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Jepara – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Jepara pada Selasa siang (21/10/2025) menyebabkan satu rumah warga di Desa Sinanggul, RT 26 RW 05, roboh. Rumah milik Rahmadi, atau akrab disapa Mbah Londo, mengalami kerusakan parah dengan perkiraan kerugian mencapai Rp25 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Menurut keterangan warga, rumah tersebut ambruk saat hujan deras mengguyur kawasan Sinanggul. Penghuni rumah sempat menyelamatkan diri ketika mendengar suara retakan di bagian atap, sehingga terhindar dari reruntuhan.

Menanggapi laporan itu, Bupati Jepara, Witiarso, langsung memberikan respon cepat melalui sambungan WhatsApp.

“Nanti biar ada tim yang datang meninjau lokasinya,” ujarnya singkat.

Tak lama berselang, Bupati menambahkan bahwa pihaknya akan segera mengupayakan bantuan bagi korban.

“Baik, kita akan usahakan secepat mungkin agar warga yang tertimpa musibah bisa mendapatkan bantuan,” tegasnya.

Selain itu, Ketua DPRD Jepara dan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) juga turut merespons cepat dengan berkoordinasi menyiapkan bantuan logistik bagi korban terdampak. Beberapa pihak masyarakat dan relawan juga mulai mengirimkan bahan makanan dan perlengkapan rumah tangga untuk membantu Rahmadi.

Saat ini, Rahmadi sementara mengungsi di rumah tetangganya, sambil menunggu proses perbaikan rumahnya selesai. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan korban mendapatkan tempat tinggal yang layak dan bantuan yang memadai.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, terutama saat memasuki musim penghujan di wilayah Jepara dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Seorang remaja bernama Kamaludin (15) dilaporkan hilang setelah terseret arus deras Sungai Krueng Tadu di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Jumat (1/5/2026). Hingga Minggu (3/5/2026), tim gabungan BPBD, SAR, dan aparat kepolisian masih terus melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai meski terkendala arus yang kuat dan medan sulit. Pihak keluarga masih menunggu dengan penuh harap di lokasi kejadian.”