Scroll untuk baca berita
DIYPendidikanPolitik

Sri Sultan Minta Sekolah dan Kampus di DIY Bijak Sikapi Unjuk Rasa

7994
×

Sri Sultan Minta Sekolah dan Kampus di DIY Bijak Sikapi Unjuk Rasa

Sebarkan artikel ini
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan arahan dalam pertemuan bersama pimpinan perguruan tinggi di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Minggu (31/8/2025).dok poto humas diy

NEWS BIDIK, JOGJAKARTA Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta sekolah maupun perguruan tinggi di wilayah DIY untuk bersikap bijak dalam menyikapi situasi unjuk rasa yang tengah berlangsung. Sultan menegaskan, proses belajar mengajar harus tetap berjalan, meski pelaksanaannya bisa disesuaikan dengan kondisi dan kebijakan masing-masing lembaga pendidikan.

baca juga

Sri Sultan Hamengku Buwono X Tegaskan Komitmen Fasilitasi Aspirasi, Ajak Demonstran Tempuh Jalur Tertib

Hal itu disampaikan Sri Sultan usai menghadiri Konsolidasi dan Arahan bersama 10 pimpinan perguruan tinggi di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Minggu (31/8). Menurutnya, keputusan pembelajaran secara luring maupun daring perlu mempertimbangkan manfaat sekaligus dampaknya bagi siswa maupun mahasiswa.

baca juga

Presiden Prabowo Tegaskan Aspirasi Rakyat Akan Didengar dan Ditindaklanjuti

“Saya tidak mengatakan sekolah harus tutup. Tetap belajar, hanya bentuknya disesuaikan dengan kondisi. Kalau sekolah ditutup, konsekuensinya perlu dipikirkan. Kita tidak tahu apakah anak-anak benar-benar belajar di rumah, justru bermain di luar, atau bahkan ikut demonstrasi,” ujar Sultan.

baca juga

Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna: Perkuat Soliditas TNI-Polri dan Stabilitas Nasional

Ia menambahkan, tujuan utama siswa dan mahasiswa datang ke Yogyakarta adalah untuk menempuh pendidikan. Karena itu, keputusan meniadakan pembelajaran perlu benar-benar dipertimbangkan agar tidak menimbulkan dampak negatif.

“Kalau sekolah atau kuliah ditutup, justru bisa menimbulkan pertanyaan di masyarakat. Jangan sampai ada kesan seolah-olah Jogja dalam kondisi tidak aman,” tegasnya.

Sultan berharap sekolah dan perguruan tinggi di DIY mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan tetap menjamin keberlangsungan pendidikan bagi peserta didik.

 

Tinggalkan Balasan

Jawa Tengah

Anggaran negara yang bersumber dari pajak rakyat harus digunakan secara tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan. Dugaan ketidaksesuaian material dan spesifikasi dalam proyek revitalisasi SD Negeri 1 Ngandong, Bumiharjo, Jepara, perlu ditelusuri secara transparan melalui pemeriksaan teknis dan audit agar kualitas pembangunan terjamin serta setiap rupiah uang negara benar-benar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.”

Jawa Tengah

“Universitas Muria Kudus diharapkan menjadi pusat pelatihan dan persiapan calon pekerja migran Indonesia melalui program SMK Go Global. Dengan dukungan pelatihan bahasa, peningkatan kompetensi, uji kompetensi, hingga proses penempatan, lulusan SMK diharapkan mampu bersaing di pasar kerja internasional dengan tetap mengutamakan perlindungan dan keselamatan pekerja migran.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”