Scroll untuk baca berita
AcehPolitik

Kepala Desa Alue Bata Bantah Tuduhan Penyelewengan, Minta Pemberitaan Dipertanggungjawabkan

288
×

Kepala Desa Alue Bata Bantah Tuduhan Penyelewengan, Minta Pemberitaan Dipertanggungjawabkan

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Alue Bata, Idrus, bersama aparatur desa menegaskan klarifikasi atas tudingan penyelewengan Dana Desa yang dinilai hanya opini dan mencemarkan nama baik.” Kamis, (17/9/2025). Dok poto newsbidik.com /Zahari Z,

NEWS BIDIK, Nagan Raya – Kepala Desa Alue Bata, Idrus, bersama jajaran aparatur desa angkat bicara terkait pemberitaan di salah satu media online yang menuding adanya dugaan penyelewengan dana desa. Ia menegaskan, pemberitaan tersebut tidak berdasar, bersifat opini, dan berpotensi mencemarkan nama baik pemerintah desa. Kamis, (18/9/2025).

Pernyataan yang dilontarkan hanya opini publik dan tidak disertai bukti. Kami selaku aparatur desa siap mempertanggungjawabkan semua penggunaan anggaran. Namun, pihak yang menyebarkan informasi juga harus siap mempertanggungjawabkannya secara hukum,” tegas Idrus di Nagan Raya.

Idrus menyesalkan isi pemberitaan yang menyebut adanya dugaan penyimpangan, padahal Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Kecamatan Tadu Raya bersama pendamping desa sudah turun langsung melakukan evaluasi terhadap kegiatan sarana prasarana desa yang bersumber dari Dana Desa tahun 2024.

Lebih lanjut, Idrus berharap aparat penegak hukum (APH) dapat menindaklanjuti dugaan pencemaran nama baik tersebut. “Kami berharap pihak APH mengusut tuntas pernyataan dan pemberitaan yang tidak benar itu agar tidak menimbulkan fitnah berkepanjangan,” ujarnya.

Menurutnya, transparansi pengelolaan Dana Desa selalu dijalankan sesuai aturan yang berlaku, dan pihaknya terbuka untuk diaudit. “Kami tidak pernah menutup diri. Semua sudah sesuai mekanisme. Justru kami meminta agar pihak-pihak yang menyebarkan tudingan sepihak dapat diproses hukum,” pungkas Idrus.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Kubang Gajah diwajibkan melapor ke Polsek Kuala Pesisir usai dilaporkan PT Socfindo Seunagan atas dugaan pengambilan berondolan sawit kering. Warga mempertanyakan penerapan asas keadilan karena berondolan yang dipersoalkan disebut merupakan sisa panen yang telah lama tertinggal di lokasi pembuangan janjang kosong (jangkos), sementara pihak perusahaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Aceh

“Konferensi pers ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk menghadirkan keterbukaan informasi, memperkuat komunikasi publik, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berimbang terkait pelayanan di RSUD Sultan Iskandar Muda.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri untuk meningkatkan produktivitas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tantangan Polri ke depan semakin berat dan kompleks, sehingga seluruh personel dituntut terus meningkatkan integritas dan pelayanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.

Aceh

“Terbitnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Giok Nagan menjadi langkah strategis dalam melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi unggulan daerah. Pengakuan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terus mengembangkan Giok Nagan secara berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.”