Scroll untuk baca berita
JakartaNasionalPOLRI

Presiden Prabowo: Dirgahayu Bhayangkara ke-79, Terima Kasih atas Dedikasi Polri

1934
×

Presiden Prabowo: Dirgahayu Bhayangkara ke-79, Terima Kasih atas Dedikasi Polri

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Jakarta — Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2025). Dalam amanatnya, Prabowo menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas dedikasi mereka menjaga keamanan bangsa.

“Atas nama pribadi, atas nama Pemerintah Republik Indonesia, dan atas nama seluruh bangsa Indonesia, saya menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-79 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia di mana pun saudara-saudara berada,” kata Prabowo dalam sambutannya.

“Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia,” tambahnya.

Presiden Prabowo juga menegaskan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polri atas kerja keras, pengabdian, dan pengorbanan dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya dari negara atas kerja keras, pengabdian, dan pengorbanan seluruh anggota Polri dalam menjaga stabilitas dan keamanan,” ujarnya.

Menurut Prabowo, berkat dedikasi dan pengorbanan para anggota Polri, bangsa Indonesia dapat terus melaksanakan berbagai agenda besar pembangunan nasional yang tengah berjalan.

“Sehingga kita sebagai bangsa dapat melakukan agenda-agenda besar pembangunan bangsa yang sedang kita laksanakan saat-saat ini,” tutup Prabowo.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”