Scroll untuk baca berita
AcehDaerah

Wabup Nagan Raya Kunjungi Lokasi Kebakaran di Gampong Parom, Salurkan Bantuan Masa Panik

429
×

Wabup Nagan Raya Kunjungi Lokasi Kebakaran di Gampong Parom, Salurkan Bantuan Masa Panik

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Suka Makmue – Wakil Bupati (Wabup) Nagan Raya, Provinsi Aceh, Raja Sayang, melakukan kunjungan ke lokasi musibah kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah toko (ruko) milik warga di Gampong Parom, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya,

pada Kamis, (1/5/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Raja Sayang menyerahkan bantuan masa panik secara simbolis kepada dua korban kebakaran, yakni Darwan (40) dan Syafaruddin (57).

Adapun bantuan masa panik yang berasal dari Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya mencakup berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga, seperti beras, mie instan, roti, selimut, mukena, kain sarung, kasur, minyak goreng, sarden, perlengkapan anak (kids ware), serta perlengkapan makan berupa piring dan gelas.

“Kepada saudara Darwan yang rukonya hangus terbakar, juga diberikan santunan senilai Rp4 juta yang bersumber dari Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya,” ujar Wabup Raja Sayang.

Wabup Raja Sayang menyampaikan bahwa Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya juga telah mengusulkan bantuan masa panik kepada Baitul Mal Aceh untuk para korban kebakaran di beberapa lokasi di Kabupaten Nagan Raya.

“Kunjungan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian dalam memberikan dukungan moral serta bantuan darurat kepada keluarga yang sedang mengalami musibah,” ujar Wabup Raja Sayang saat menyerahkan bantuan.

Selain itu, Wabup Raja Sayang mengingatkan seluruh masyarakat Nagan Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya bencana kebakaran.

Ia menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan, seperti memeriksa instalasi listrik secara berkala, tidak meninggalkan kompor saat memasak, dan menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah maupun tempat usaha.

“Musibah kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, saya mengimbau seluruh masyarakat Nagan Raya untuk selalu waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan,” imbaunya.

“Pemkab Nagan Raya terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan bencana, guna memastikan setiap warga yang terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak,” kata Wabup.

Di sela kunjungan tersebut, Wabup Raja Sayang juga menyempatkan diri untuk bertakziah ke rumah almarhum Ahmaron (61), warga Gampong Parom yang dilaporkan meninggal dunia diduga karena kelelahan saat membantu penanganan musibah kebakaran di desanya.

Kunjungan Wabup Nagan Raya itu turut didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinaldi, S.STP., Anggota DPRK Nagan Raya, T. Zulkarnaini, unsur Forkopimcam Seunagan, sejumlah pejabat terkait lainnya serta jajaran Dinas Sosial dan Baitul Mal Kabupaten Nagan Raya.

Sehari sebelumnya, pada Rabu, 30 April 2025, Wabup Raja Sayang juga mengunjungi Desa Blang Puuk, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, guna menyerahkan bantuan serupa kepada warga yang menjadi korban kebakaran di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Kubang Gajah diwajibkan melapor ke Polsek Kuala Pesisir usai dilaporkan PT Socfindo Seunagan atas dugaan pengambilan berondolan sawit kering. Warga mempertanyakan penerapan asas keadilan karena berondolan yang dipersoalkan disebut merupakan sisa panen yang telah lama tertinggal di lokasi pembuangan janjang kosong (jangkos), sementara pihak perusahaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi.”

Daerah

“Final Camat Cup 2026 di Alun-alun Malangbong berlangsung meriah dengan antusiasme ratusan penonton. Plt Camat Malangbong mengajak masyarakat menjaga sportivitas dan ketertiban, sementara KOK Malangbong mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyukseskan turnamen bola voli antar desa sebagai ajang pembinaan atlet sekaligus mempererat persatuan masyarakat.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Daerah

“Diduga sebuah rumah di Ngemplak, Boyolali, digunakan sebagai lokasi penyimpanan dan penjualan LPG tanpa izin. Pemilik rumah mengaku bukan agen maupun pangkalan resmi serta menyampaikan adanya klaim keterlibatan pihak lain, termasuk menyebut oknum kepolisian sebagai ‘backing’. Seluruh pengakuan tersebut masih bersifat sepihak dan belum mendapat konfirmasi dari pihak yang disebut maupun aparat berwenang.”

Aceh

“Konferensi pers ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk menghadirkan keterbukaan informasi, memperkuat komunikasi publik, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berimbang terkait pelayanan di RSUD Sultan Iskandar Muda.”