Scroll untuk baca berita
DaerahNEWSBIDIK PANGANDARAN

Anggota Polres Pangandaran Bripda Rizak Aril Zakri Raih Juara Nasional Panahan, Harumkan Nama Institusi

397
×

Anggota Polres Pangandaran Bripda Rizak Aril Zakri Raih Juara Nasional Panahan, Harumkan Nama Institusi

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Pangandaran – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh anggota Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran. Bripda Rizak Aril Zakri sukses meraih Juara 2 pada ajang kejuaraan nasional Banyumas Indoor Open 2025 kategori Recurve Umum Putra Beregu, yang berlangsung di GOR Satria, Purwokerto, pada 26 April 2025.

 

Kejuaraan bergengsi tersebut diikuti oleh ratusan atlet panahan dari berbagai daerah di Indonesia, dan diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Perpani Banyumas. Bripda Rizak tampil membela institusi Polri bersama tim, memperlihatkan ketangguhan dan konsistensinya di lapangan.

Senen. (5/5/2025).

Capaian tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto, S.I.K., M.H. Ia menyebut keberhasilan Bripda Rizak sebagai bukti bahwa personel Polri mampu berprestasi di luar bidang kedinasan, termasuk dalam olahraga.

 

“Ini menjadi inspirasi bahwa anggota Polri juga dapat mengukir prestasi yang mengharumkan nama institusi, sekaligus menjadi contoh positif bagi masyarakat,” ujar Kapolres.

 

Bripda Rizak mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap olahraga panahan bermula sejak duduk di bangku kelas 7 SMP. Ia menilai panahan sebagai olahraga yang unik, memadukan konsentrasi, ketelitian, dan kesabaran—nilai-nilai yang juga lekat dengan tugas kepolisian.

 

“Saya mulai menekuni panahan sejak usia 13 tahun. Sempat vakum pada 2019, namun pada 2024 saya kembali aktif berkat dukungan keluarga dan institusi,” ungkap Rizak.

 

Bukan kali pertama mengukir prestasi, sebelumnya ia juga pernah menjadi Juara 1 Eliminasi Individu dan Juara 2 Kualifikasi Individu dalam kejuaraan Ganesha Open 2017 di Bandung. Tak hanya itu, ia juga pernah meraih Juara 2 kategori Recurve Umum Putra Beregu saat mewakili Kabupaten Bandung Barat dalam ajang POPDA.

 

Terkait persiapan, Rizak menekankan pentingnya kedisiplinan dalam berlatih. Ia membagi waktu antara tugas dinas dan latihan dengan efisien.

 

“Saya memanfaatkan waktu lepas piket dan hari libur untuk latihan intensif, dari pagi hingga sore. Konsistensi sangat penting dalam olahraga ini,” tuturnya.

 

Lebih lanjut, Rizak menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolres Pangandaran beserta jajaran yang telah memberikan dukungan penuh atas pengembangan bakat dan prestasinya.

 

“Saya sangat menghargai dispensasi dan semangat yang diberikan oleh Kapolres, Kasat Intelkam AKP Agus Mulyadi, S.H., M.H., serta KBO Satintelkam IPDA Oji Fauzi, S.H. Tanpa dukungan mereka, prestasi ini tak akan terwujud,” tambahnya.

 

Kini, Rizak memiliki misi jangka panjang: memajukan olahraga panahan di Kabupaten Pangandaran dan melahirkan lebih banyak atlet potensial dari wilayah tersebut.

 

“Pangandaran belum memiliki atlet panahan yang menonjol. Saya ingin membangun ekosistem olahraga ini di daerah agar bisa menjadi kebanggaan lokal,” ujarnya.

 

Ia juga mengajak seluruh personel Polri untuk tidak ragu mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki, selama itu memberikan dampak positif.

 

“Selama itu baik dan mendukung kinerja, jangan sungkan untuk melapor kepada pimpinan. Kita bisa berprestasi di mana saja, asalkan konsisten dan ikhlas,” tutupnya.

Prestasi Bripda Rizak menjadi contoh nyata sinergi antara tugas profesional dan pengembangan potensi diri. Ia bukan hanya membawa nama baik Polres Pangandaran, tapi juga memberi harapan baru bagi perkembangan olahraga panahan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Daerah

“Peninjauan langsung oleh Tim Wasops Itwasum Mabes Polri menjadi bukti keseriusan dalam memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran 1447 H. Pos Terpadu Polres Gowa dinilai siap secara operasional, sekaligus menghadirkan pelayanan humanis dengan sentuhan kearifan lokal demi kenyamanan masyarakat.”