Scroll untuk baca berita
DaerahNEWSBIDIK PANGANDARAN

PHRI Desak Pemkab Pangandaran Tindak Tegas Hotel Buang Limbah ke Laut

653
×

PHRI Desak Pemkab Pangandaran Tindak Tegas Hotel Buang Limbah ke Laut

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK.COM //PANGANDARAN  Masalah pencemaran laut akibat limbah hotel di kawasan Pantai Pangandaran kian mendapat sorotan. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pangandaran, Agus Mulyana, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran untuk mengambil langkah tegas terhadap pelaku usaha yang masih membuang limbah sembarangan ke laut.

“Kami sudah mendorong para pengusaha hotel, bersama Dinas Lingkungan Hidup, untuk membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Beberapa hotel memang sudah mulai membangun,” ujar Agus saat ditemui Kamis (10/4/2025).

Agus menekankan pentingnya pengelolaan limbah yang baik, terutama agar tidak dibuang ke saluran air hujan. Menurutnya, limbah yang masuk ke saluran hujan pada akhirnya tetap mengalir ke laut dan mencemari ekosistem.

“Ini yang harus dicegah. Laut adalah aset utama pariwisata Pangandaran,” tegasnya.

Meski begitu, PHRI mengakui belum memiliki data pasti mengenai jumlah hotel yang telah memiliki IPAL di kawasan wisata tersebut.

“Datanya ada di Dinas Lingkungan Hidup,” ujar Agus singkat.

Agus percaya persoalan pencemaran ini bisa diatasi jika semua pihak serius menanganinya. Ia menyoroti kondisi unik Pangandaran, di mana kawasan wisata bercampur dengan permukiman warga, yang membuat penanganan limbah menjadi tantangan tersendiri.

“Insya Allah bisa diselesaikan. Kuncinya adalah komitmen bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa Pemkab harus berani menindak tegas hotel-hotel yang masih bandel dan enggan membangun IPAL.

“Semua tergantung pada regulasi. Kalau aturan ditegakkan dan sanksinya jelas, saya yakin para pelaku usaha akan patuh,” katanya.

Ia mengingatkan, pencemaran laut bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Pangandaran.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita Unggulan:
“Empat medali emas menjadi modal awal bagi Kontingen Jepara untuk terus melaju di Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Dengan semangat juang, kerja keras, dan kekompakan seluruh atlet, pelatih, serta ofisial, Jepara optimistis mengejar target 50 medali emas dan menembus empat besar.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”