Scroll untuk baca berita
DKI JakartaHeadlineHUMAS POLRI

Lonjakan Pemudik Bus Capai 145 Persen di Lebaran 2025, Kapolri Pastikan Keamanan

577
×

Lonjakan Pemudik Bus Capai 145 Persen di Lebaran 2025, Kapolri Pastikan Keamanan

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK||Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa jumlah pemudik yang menggunakan bus mengalami peningkatan signifikan hingga 145 persen pada arus mudik Lebaran 2025. Hal ini disampaikan Sigit saat meninjau Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Sabtu (29/3/25), bersama sejumlah pejabat terkait.

“Dari hasil pengecekan tadi, dilaporkan bahwa masyarakat yang menggunakan bus tahun ini meningkat hampir 145 persen,” ujar Sigit kepada wartawan.

Melihat tingginya animo masyarakat, Kapolri menekankan pentingnya kenyamanan dan keamanan dalam perjalanan. Tak hanya kondisi kendaraan, kesiapan pengemudi juga menjadi perhatian utama guna mencegah kecelakaan di jalan.

“Prosedur pengecekan, termasuk ramp check, dilakukan dengan baik. Jika ditemukan kendala, langsung dilakukan tindakan cepat,” jelasnya.

Selain itu, Kapolri menegaskan bahwa kesehatan sopir menjadi prioritas. Pemeriksaan kesehatan, termasuk cek urine, dilakukan guna memastikan tidak ada sopir yang menggunakan narkoba. Hingga saat ini, hasilnya menunjukkan tidak ada indikasi penggunaan narkoba di kalangan sopir bus.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang turut hadir dalam peninjauan menyoroti pentingnya pergantian sopir setelah berkendara selama 4-5 jam. Menurutnya, istirahat selama 15-30 menit sangat penting untuk menghindari kelelahan yang dapat memicu kecelakaan.

“Pak Kapolri juga menekankan pentingnya sosialisasi bagi pengemudi agar beristirahat setiap 4-5 jam. Jika kelelahan, risiko kehilangan konsentrasi akan meningkat,” kata Budi.

Menkes juga menambahkan bahwa posko kesehatan disiapkan untuk mengecek tekanan darah sopir serta melakukan pemeriksaan narkoba guna memastikan keselamatan para pemudik.

Dengan berbagai langkah pengawasan ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan dengan aman dan lancar bagi seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”