Scroll untuk baca berita
JakartaNasionalPendidikan

Presiden Prabowo Subianto Apresiasi Guru dan Kepala Sekolah Rakyat: Anda Sedang Memutus Rantai Kemiskinan

658
×

Presiden Prabowo Subianto Apresiasi Guru dan Kepala Sekolah Rakyat: Anda Sedang Memutus Rantai Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan pengarahan kepada ribuan guru dan Kepala Sekolah Rakyat di JIExpo, Jakarta. Jumat, (22/8/2025). Dok poto newsbidik.com/TARSONI

NEWS BIDIK, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan pengarahan kepada ribuan guru dan kepala Sekolah Rakyat dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta, Jumat (22/8/2025).

baca juga

Presiden Prabowo Saksikan Langsung Semarak Karnaval Bersatu di Monas, Ribuan Warga Antusias Rayakan HUT RI ke-80

Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk apresiasi pemerintah kepada para pendidik yang telah berperan penting dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru serta kepala sekolah yang telah terpilih melalui proses seleksi ketat. Menurutnya, mereka memegang peran vital dalam membangun masa depan bangsa.

 

“Para kepala sekolah, Anda memiliki tugas yang sangat mulia. Anda sedang menyiapkan tunas-tunas bangsa, Anda sedang dalam rangka memutus rantai kemiskinan,” tegas Presiden Prabowo.

baca juga

Presiden Prabowo Pimpin Ziarah Nasional di TMP Kalibata, Kenang Jasa Para Pahlawan

Ia menambahkan, pendidikan bukan hanya soal ilmu, tetapi juga tentang memberikan harapan bagi generasi penerus. “Anak-anak yang Anda didik kelak akan kembali kepada orang tua mereka, dan mereka yang akan mengangkat keluarganya keluar dari kemiskinan,” lanjutnya.

baca juga 

Wisata Pangandaran Memanas, Pelaku Usaha Tegas Tolak Keramba Jaring Apung

Acara yang dihadiri ribuan pendidik ini berlangsung penuh antusiasme. Para guru dan kepala sekolah mengaku termotivasi dengan pesan yang disampaikan Presiden Prabowo, terutama terkait peran mereka sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan bangsa.

ACEH BARAT DAYA

Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti sianida (NaCN) dan merkuri dalam tambang emas rakyat di Aceh Barat Daya bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan. Negara tidak boleh kalah oleh praktik ilegal yang merusak masa depan generasi bangsa,” tegas Tim Liputan Khusus Aceh, Minggu (25/01/2026).

Aceh

Penangkapan pelaku yang sempat buron ini merupakan bukti komitmen Polres Nagan Raya dalam menegakkan hukum dan memberikan perlindungan kepada korban. Setiap pelaku KDRT akan kami tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Muhammad Rizal, S.E., S.H., M.H.

Headline

“Sat Resnarkoba Polres Nagan Raya berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu dengan mengamankan seorang pengedar beserta 114 paket sabu seberat total 114,89 gram. Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat dan menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas narkoba hingga ke akar jaringannya,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Nagan Raya AKP Very Syahputra, S.H., M.H.

Aceh

Polri, khususnya Polres Nagan Raya, berkomitmen mendukung penuh program swasembada pangan nasional. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mengawal serta mendukung program pertanian, khususnya komoditas jagung, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Wakapolres Nagan Raya Kompol Humaniora Sembiring, S.Kom., S.I.K.

Aceh

“Kesigapan warga bersama aparat kepolisian berhasil menyelamatkan nyawa seorang bocah 11 tahun yang diserang ular phyton di kawasan rawa Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya satwa liar di lingkungan sekitar permukiman,” ujar Kapolsek Kuala Pesisir IPDA Ghozi Al Falah, S.Tr.K.

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mengusulkan pembangunan 609 unit hunian sementara bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Kami berharap pembangunan ini dapat segera direalisasikan, mengingat para pengungsi akan menghadapi bulan suci Ramadan,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H.