Scroll untuk baca berita
Jawa TengahSemarang

Rapat Persiapan Pelantikan PWI LS Jawa Tengah Berjalan Kondusif, Gus Miftah Targetkan Kehadiran Presiden Prabowo

1772
×

Rapat Persiapan Pelantikan PWI LS Jawa Tengah Berjalan Kondusif, Gus Miftah Targetkan Kehadiran Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, SEMARANG,Rapat koordinasi persiapan pelantikan Pengurus Wilayah Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) Jawa Tengah berlangsung lancar, khidmat, dan kondusif. Dalam rapat tersebut, Ketua PW-PWI-LS Jawa Tengah KH. Miftahul Huda atau yang akrab disapa Gus Miftah ABG menyampaikan target untuk menghadirkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta Raja Sultan Se-nuswantoro dalam agenda pelantikan yang dijadwalkan pada 10 November 2026.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri sejumlah unsur organisasi, di antaranya para kiyai dan ulama, tokoh agama, tim hukum organisasi, pimpinan media, serta awak media dari berbagai lembaga pemberitaan. Jumat, (11/9/2026)

Pertemuan tersebut digelar sebagai bagian dari persiapan awal untuk memastikan seluruh rangkaian pelantikan dapat dilaksanakan secara terencana, tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam arahannya, Gus Miftah menegaskan bahwa pihaknya akan berupaya maksimal agar Presiden Prabowo Subianto dan Raja Sultan Se-nuswantoro dapat hadir dalam acara pelantikan tersebut.

“Saya bertekad dan akan berupaya maksimal agar acara ini dihadiri langsung oleh Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, serta Raja Sultan Se-nuswantoro,” ujar Gus Miftah dalam rapat.

Menurutnya, kehadiran tokoh-tokoh tersebut diharapkan dapat menjadi bagian penting dari momentum pelantikan sekaligus memperkuat semangat pelestarian nilai-nilai luhur Walisongo di Jawa Tengah.

Gus Miftah juga meminta seluruh jajaran pengurus mempersiapkan diri sejak jauh-jauh hari. Salah satu persiapan yang ditekankan adalah penggunaan seragam resmi PWI-LS oleh jajaran pengurus mulai satu bulan sebelum pelaksanaan pelantikan.

Penggunaan seragam tersebut diharapkan dapat memperkuat kekompakan, identitas, kedisiplinan, serta solidaritas organisasi menjelang pelantikan.

Selanjutnya, PWI-LS Jawa Tengah akan menggelar rapat khusus pengurus untuk membahas secara lebih rinci program kerja, pembagian tugas, serta berbagai kebutuhan teknis pelaksanaan acara.

Koordinasi lintas unsur juga dinilai penting untuk memastikan pelantikan berlangsung tertib dan kondusif. Keterlibatan unsur keagamaan, tim hukum, serta media diharapkan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan yang terbuka dan dapat dipertanggung jawabkan kepada publik.

Gus Miftah menegaskan bahwa seluruh jajaran organisasi perlu membangun sinergi dalam mempersiapkan agenda tersebut. Pelantikan tidak hanya diharapkan menjadi momentum internal organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai persatuan, kemaslahatan masyarakat, serta pelestarian nilai-nilai Walisongo.

Rapat koordinasi kemudian ditutup dengan doa bersama untuk memohon kelancaran, keamanan, dan keberkahan atas seluruh rangkaian persiapan hingga pelaksanaan pelantikan PWI LS Jawa Tengah pada 10 November 2026 mendatang.

Penulis: ANDI KEditor: Redaktur

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Kami meminta aparat penegak hukum segera mendalami dugaan penimbunan dan penyalahgunaan solar bersubsidi ini secara profesional dan transparan. Jika ditemukan unsur pidana, kami berharap proses hukum dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak berhenti di tengah jalan,” ujar Joker, perwakilan Media Hukum dan Kriminal wilayah Kabupaten Jepara

Daerah

“Bantuan revitalisasi SMP Islam Darurrohman Jondang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, dengan anggaran hampir Rp500 juta, menjadi sorotan. Pekerjaan yang meliputi atap, jendela, dan lantai dinilai perlu diklarifikasi karena kondisi gedung sekolah telah berusia lebih dari 40 tahun. Pihak sekolah mengaku sebelumnya mengusulkan penanganan gedung yang dianggap menjadi prioritas, namun pekerjaan yang diarahkan justru mencakup tiga bagian tersebut. Selain itu, pelaksanaan proyek juga disorot terkait pengawasan dan penggunaan tenaga kerja dari luar desa. Tim media mendorong pihak dinas dan instansi terkait melakukan pemeriksaan teknis serta administrasi untuk memastikan pekerjaan sesuai perencanaan, spesifikasi, dan ketentuan mekanisme