NEWSBIDIK, JEPARA -Proyek revitalisasi SD Negeri 1 Bulungan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, menjadi sorotan. Hasil pantauan awak media Newsbidik di lokasi pada Rabu (26/8/2026) menemukan sejumlah hal yang dinilai perlu mendapat perhatian dari pihak terkait, terutama menyangkut dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan serta perlindungan terhadap para pekerja.
Dari hasil pemantauan di lapangan, terdapat dugaan penggunaan material yang belum memenuhi standar sebagaimana mestinya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah ukuran besi yang digunakan dalam pekerjaan. Kondisi tersebut dinilai perlu diverifikasi secara teknis oleh pihak yang memiliki kewenangan agar dapat diketahui apakah material yang digunakan telah sesuai dengan spesifikasi dalam perencanaan proyek.
Selain persoalan material, pelaksanaan pekerjaan di lokasi juga mendapat sorotan. Awak media menilai pengawasan terhadap proyek perlu dilakukan secara lebih optimal, baik oleh pengawas maupun pendamping kegiatan, sehingga setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai ketentuan dan standar teknis yang telah ditetapkan.
Sebelum anggaran proyek dicairkan maupun digunakan, semestinya terdapat mekanisme pengawasan dan pemeriksaan yang jelas, termasuk terkait pelaksanaan pekerjaan, material yang digunakan, serta pemahaman para pekerja terhadap teknis pekerjaan di lapangan.
Hal lain yang turut menjadi perhatian adalah dugaan belum didaftarkannya para pekerja proyek ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Jika benar, kondisi tersebut perlu segera diklarifikasi dan ditindaklanjuti oleh instansi terkait, mengingat perlindungan keselamatan dan jaminan sosial pekerja merupakan bagian penting dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi.
Persoalan tersebut dinilai tidak semestinya dibiarkan tanpa kejelasan. Dinas terkait, pengawas proyek, maupun pihak yang memiliki kewenangan diharapkan dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk memastikan apakah pelaksanaan revitalisasi tersebut telah sesuai dengan ketentuan administrasi, teknis, dan aspek perlindungan tenaga kerja.
Saat dikonfirmasi mengenai proyek revitalisasi SD Negeri 1 Bulungan, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Bulungan berinisial UDN menyampaikan agar pertanyaan mengenai proyek tersebut diarahkan kepada pihak yang berwenang.
“Kalau mau menanyakan terkait proyek revitalisasi SD kami, langsung sama kejaksaan dan dinas,” ujarnya.
Ketika awak media hendak meminta penjelasan lebih lanjut, UDN mengatakan dirinya tidak dapat memberikan waktu yang lama karena memiliki agenda lain.
“Saya tidak bisa lama-lama karena saya mau ada acara,” ungkapnya.
Sikap tersebut membuat awak media Newsbidik menilai masih terdapat sejumlah pertanyaan yang belum memperoleh penjelasan secara utuh. Karena itu, konfirmasi lebih lanjut akan diarahkan kepada dinas terkait serta pihak kejaksaan guna memperoleh informasi dan klarifikasi mengenai proses pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut.
Newsbidik menegaskan bahwa dugaan ketidaksesuaian spesifikasi maupun persoalan BPJS Ketenagakerjaan tersebut masih memerlukan verifikasi dari pihak berwenang. Konfirmasi dari kontraktor atau pelaksana proyek, pengawas, dinas terkait, serta pihak lainnya yang berkepentingan juga penting untuk memperoleh pemberitaan yang berimbang.
Publik berharap proyek revitalisasi sekolah yang menggunakan anggaran negara dapat dikerjakan secara transparan, sesuai spesifikasi teknis, serta tetap memperhatikan keselamatan dan hak-hak para pekerja. Pemeriksaan lapangan oleh instansi berwenang diharapkan dapat memberikan kejelasan sekaligus memastikan kualitas pembangunan benar-benar sesuai dengan tujuan program revitalisasi.


















