Scroll untuk baca berita
ACEH BARATHeadlinePendidikanPrestasi

KONI Aceh Barat Lepas 15 Atlet Taekwondo ke PraPORA Sigli 2026, Targetkan Lolos PORA dan Tembus Pra PON

3113
×

KONI Aceh Barat Lepas 15 Atlet Taekwondo ke PraPORA Sigli 2026, Targetkan Lolos PORA dan Tembus Pra PON

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, MEULABOH — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Barat secara resmi melepas sebanyak 15 atlet Taekwondo untuk mengikuti ajang Pra Pekan Olahraga Aceh (PraPORA) yang akan berlangsung di Sigli, Kabupaten Pidie, pada 14 hingga 17 Mei 2026. Pelepasan tersebut menjadi momentum penting bagi pembinaan olahraga Taekwondo di Aceh Barat dalam upaya melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Para atlet yang diberangkatkan merupakan hasil pembinaan dari Dojang Golden Star Taekwondo Club yang selama ini aktif melakukan pelatihan dan pengembangan atlet muda di Aceh Barat. Mereka diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik serta membawa nama daerah dengan prestasi membanggakan dalam ajang kualifikasi menuju Pekan Olahraga Aceh (PORA) mendatang.

Ketua Dojang Golden Star Taekwondo Club, Andrian Lukmansyah, menyampaikan optimisme dan harapannya terhadap para atlet yang akan berlaga di PraPORA. Menurutnya, keikutsertaan para atlet tidak hanya sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang untuk menciptakan generasi atlet unggulan dari Aceh Barat.

Ia menilai ajang PraPORA menjadi kesempatan penting bagi para atlet muda untuk mengasah mental bertanding, meningkatkan pengalaman kompetisi, serta membangun kepercayaan diri saat menghadapi lawan dari berbagai daerah di Aceh.

“Semoga kegiatan ini dapat melahirkan bibit-bibit unggul dan bintang baru dalam cabang olahraga Taekwondo dari Aceh Barat,” ujar Andrian, Selasa (12/5/2026).

Selain itu, Andrian juga berharap para atlet mampu menorehkan prestasi maksimal sehingga dapat melangkah lebih jauh dan berpeluang memperkuat kontingen Provinsi Aceh pada ajang Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) tahun 2027 mendatang.

Menurutnya, keberhasilan atlet menembus level yang lebih tinggi akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Aceh Barat sekaligus bukti bahwa pembinaan olahraga di daerah berjalan dengan baik dan konsisten.

“Semoga para atlet dapat meraih hasil terbaik dan berhasil mendapatkan tiket lolos ke ajang PORA di masa mendatang,” tambahnya.

Pelepasan atlet tersebut juga menjadi bentuk dukungan nyata KONI Aceh Barat terhadap pengembangan olahraga prestasi di daerah. Dukungan moril maupun pembinaan berkelanjutan dinilai sangat penting agar para atlet dapat berkembang secara optimal dan mampu bersaing di berbagai kejuaraan.

Ajang PraPORA sendiri merupakan tahapan penting yang harus dilalui setiap atlet dan cabang olahraga untuk bisa tampil pada PORA, event olahraga terbesar di Provinsi Aceh. Persaingan diperkirakan akan berlangsung ketat karena diikuti atlet-atlet terbaik dari berbagai kabupaten dan kota.

Meski demikian, semangat dan kesiapan para atlet Aceh Barat disebut cukup tinggi. Selama beberapa bulan terakhir, mereka telah menjalani program latihan intensif guna meningkatkan kemampuan teknik, fisik, serta strategi bertanding.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, para atlet Taekwondo Aceh Barat diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik di Sigli. Keikutsertaan mereka bukan hanya membawa misi meraih kemenangan, tetapi juga menjadi simbol semangat generasi muda Aceh Barat dalam mengukir prestasi di dunia olahraga.

Baca Juga:

Oknum Anggota Dewan Terdakwa Kasus Kekerasan Anak Dijebloskan ke Sel, YARA Apresiasi Kinerja Kajari Aceh Barat

Panitia Musyawarah Daerah IWO Aceh Barat Resmi Terbentuk

Presiden Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp11,42 Triliun dan Penguasaan Kembali Ratusan Ribu Hektare Lahan

Headline

“Manajemen SPBU Wanarejan menegaskan bahwa operasional penyaluran BBM bersubsidi telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka membantah tuduhan yang dimuat dalam pemberitaan sebelumnya, menyatakan tidak pernah dimintai konfirmasi sebelum berita dipublikasikan, serta meminta agar mekanisme hak jawab, hak koreksi, dan prinsip keberimbangan dalam Kode Etik Jurnalistik dihormati. Apabila tidak ada tindak lanjut, pihak SPBU menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum untuk melindungi nama baik perusahaan.”

Jawa Tengah

Selain SMKN 5 Semarang, dua sekolah lainnya yang turut menerima penghargaan sebagai SMA/SMK Teraktif adalah SMA Negeri 3 Semarang dan SMA Negeri 6 Semarang.
Program Rengganis Pintar merupakan upaya Disperindag Jawa Tengah untuk mendorong penerapan konsep green industry di dunia pendidikan sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya industri yang ramah lingkungan sebagai strategi memperkuat daya saing dan ekspor daerah.

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”