Scroll untuk baca berita
Jawa BaratNEWS BIDIK KAB BEKASIPolitik

Reses DPRD Kabupaten Bekasi, Marico Serap Aspirasi Warga Tambun Selatan di Tengah Tantangan Anggaran dan Tata Kelola

1235
×

Reses DPRD Kabupaten Bekasi, Marico Serap Aspirasi Warga Tambun Selatan di Tengah Tantangan Anggaran dan Tata Kelola

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK. KAB BEKASI,Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Golkar, Marico, S.E., M.M., menggelar kegiatan serap aspirasi (reses) Masa Persidangan Kedua Tahun Anggaran 2026 di Jet Kopi, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat dalam menyampaikan berbagai kebutuhan serta persoalan yang dihadapi di tingkat lokal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tambun Selatan Sopian Hadi, perwakilan Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi, serta unsur dari sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), dan Dinas Koperasi serta UMKM Kabupaten Bekasi.

Dalam sambutannya, Marico membuka kegiatan dengan menyampaikan duka cita atas musibah kecelakaan antara kereta Commuter Line dan Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi beberapa hari sebelumnya. Ia juga menyinggung kondisi pemerintahan daerah yang tengah menghadapi tantangan menyusul permasalahan hukum yang menjerat kepala daerah.

“Kondisi ini tentu berdampak pada tata kelola pemerintahan. Kita berharap Plt Bupati Bekasi dapat secara bertahap memulihkan situasi agar kembali kondusif,” ujarnya.

Marico juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diberlakukan pemerintah pusat dan dampaknya terhadap daerah. Menurutnya, pengurangan anggaran menyebabkan sejumlah program pembangunan berjalan lebih lambat dari yang direncanakan.

“Di tengah pelaksanaan program nasional seperti MBG dan tekanan ekonomi global yang belum stabil, termasuk nilai tukar rupiah yang melemah, kita berharap situasi ini segera membaik agar pembangunan di daerah bisa kembali optimal,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Tambun Selatan Sopian Hadi memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan sejumlah aspirasi strategis. Ia berharap DPRD dapat mengawal tindak lanjut penertiban bangunan liar (bangli) di sepanjang Kalibaru agar kawasan tersebut tetap tertata dan tidak kembali dipadati bangunan ilegal.

Selain itu, Sopian juga mengusulkan pembangunan fasilitas publik berupa jogging track sebagai sarana olahraga masyarakat. Ia menilai keberadaan ruang terbuka yang memadai sangat penting untuk menunjang kualitas hidup warga.

“Kami berharap ada dorongan dari DPRD agar fasilitas seperti jogging track bisa direalisasikan. Memang di beberapa kawasan seperti Perumahan Grand Wisata sudah tersedia fasilitas olahraga, namun pemerataan tetap diperlukan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Sopian juga menginformasikan bahwa proses pendaftaran calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) telah dibuka di seluruh desa di Kecamatan Tambun Selatan. Ia menekankan pentingnya transparansi dalam proses seleksi.

Ke depan, sejumlah desa juga akan melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades). Ia menjelaskan bahwa apabila jumlah calon melebihi lima orang, maka akan dilakukan seleksi oleh dinas terkait. Sementara jika hanya terdapat calon tunggal, masa pendaftaran akan diperpanjang hingga tiga kali.

Perwakilan Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi, Hisamulloh, menegaskan pentingnya pelaksanaan reses yang tertib dan kondusif. Ia mendorong masyarakat untuk memanfaatkan forum tersebut secara maksimal guna menyampaikan aspirasi, baik secara lisan maupun tertulis.

“Reses adalah momen penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan usulan. Semua aspirasi yang masuk akan menjadi bahan bagi DPRD untuk ditindaklanjuti kepada pihak eksekutif,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang efektif antara masyarakat dan pemerintah daerah, sehingga setiap kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga.

Baca Juga:

KIM-PG Kabupaten Bekasi, Apresiasi Syukuran Daniel Mutaqien sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat

Geger! JPKP Bongkar Fakta Menu Makan Bergizi Gratis di Bekasi: Siswa SD Cuma Dapat Singkong dan Tahu!

Berbagi Kebahagiaan, Pokja Wartawan DPRD Kabupaten Bekasi Gelar Santunan Anak Yatim Piatu dan Buka Puasa Bersama

Jawa Barat

“Dugaan pungutan liar di kawasan Jembatan Timbang Tolongas, Sumedang, menjadi perhatian serius karena sejumlah truk bermuatan terlihat melanjutkan perjalanan tanpa masuk ke area penimbangan setelah diduga terjadi transaksi. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian dari pihak pengelola UPKB serta instansi terkait. Transparansi pemeriksaan dan penegakan aturan diperlukan untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai ketentuan.”

Headline

Wartawan Bekasi Raya menyatukan barisan dan akan menggelar aksi damai di Kantor Bupati Bekasi untuk menyuarakan pentingnya penghormatan terhadap kemerdekaan pers serta perlindungan terhadap kerja jurnalistik. Aksi tersebut juga mendesak Pemkab Bekasi melakukan pemeriksaan objektif terkait dugaan perlakuan tidak patut terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas konfirmasi.

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Jawa Barat

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak secara otomatis menghilangkan hak masyarakat untuk menerima bantuan sosial. Pekerja informal, termasuk peserta mandiri dan pekerja dengan upah di bawah UMK, tetap berhak mendapatkan bansos sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.”