Scroll untuk baca berita
AcehNAGANRAYANasional

Diduga Adanya Indikasi Memanfaatkan Pokir Anggota DPRK Tahun 2025 . Cuci Parid Desa Cot Rambong

231
×

Diduga Adanya Indikasi Memanfaatkan Pokir Anggota DPRK Tahun 2025 . Cuci Parid Desa Cot Rambong

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Nagan Raya. Diduga aspirasi anggota dewan DPRK tahun 2025 Pekerjaan proyek cuci parit desa cot Rambong kecamatan Kuala Pesisir kabupaten Nagan Raya yang sudah selesai dikerjakan , menurut keterangan masyarakat papan nama proyek pekerjaan setelah selesai dikerjakan papan proyek baru dipasangkan.

Ironisnya menurut keterangan beberapa warga masyarakat yang memiliki kebun kelapa sawit masyarakat pada saat dalam pekerjaan proyek tersebut membayar ongkos cuci melalui warga desa Cot Rambong Rp 20 ribu /Meter , justru bayar Rp 10 ribu tetangga kebun juga bayar Rp 10 ribu disaat awak Media kompi kepada pemilik kebun melalui telpon selular WhatsApp.

Diduga Proyek cuci Parid tersebut adanya unsur kesengajaan pihak rekanan proyek/ Pelaksana tidak memasang papan nama sebelum dimulai pekerjaan proyek tersebut. Seakan – akan bukan Aspirasi anggota dewan DPRK kabupaten Nagan Raya.

Diharapkan kepada pihak Aparat Penegak hukum -APH menindak tegas usut sampai tuntas permasalahan tersebut , Anggaran Pokir Dewan DPRK digunakan hanya Formalitas untuk masyarakat pada umumnya ,Kuat dugaan adanya terindikasi memanfaatkan masyarakat terlambat nya pemasangan papan proyek untuk meraup keuntungan.

Disaat awak media komfirmasi Kabid Perairan Dinas Terkait dengan Balasan singkat paket aspirasi kami melaksanakan sesuai arahan dari pemilik aspirasi. Namun terkait masyarat ada membayar kami tidak mengetahui. Seharusnya tidak ada biaya yg dikeluarkan oleh masyarakat penerima manfaat krn paket aspirasi bersumber dr APBK

Setelah awak media komfirmasi Kabid Perairan Dinas PU baru lah papan proyek tersebut terpasang di tempat proyek tersebut

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Kepercayaan ini adalah kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan.

Aceh

“Pasar murah bukan sekadar menjual bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu meringankan beban masyarakat. Meski jumlah paket masih terbatas, komitmen menghadirkan program pro-rakyat akan terus dilakukan secara berkelanjutan.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. Hizbulwatan.

Aceh

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Kubang Gajah diwajibkan melapor ke Polsek Kuala Pesisir usai dilaporkan PT Socfindo Seunagan atas dugaan pengambilan berondolan sawit kering. Warga mempertanyakan penerapan asas keadilan karena berondolan yang dipersoalkan disebut merupakan sisa panen yang telah lama tertinggal di lokasi pembuangan janjang kosong (jangkos), sementara pihak perusahaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”