Scroll untuk baca berita
DIYNasionalPrestasiSejarah

Yogyakarta Bidik Juara Umum PORDA DIY 2025, Dua Srikandi Sumbang Emas

1011
×

Yogyakarta Bidik Juara Umum PORDA DIY 2025, Dua Srikandi Sumbang Emas

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, bersama atlet kontingen Kota Yogyakarta saat pelepasan menuju PORDA DIY 2025 di Gunungkidul, Selasa (9/9/2025). Dok poto newsbidik.com browibowo

NEWS BIDIK, Yogyakarta – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, penuh percaya diri melepas keberangkatan kontingen atlet Kota Yogyakarta untuk berlaga di Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY 2025 yang digelar di Kabupaten Gunungkidul, Selasa sore (9/9/2025).

Optimisme Hasto bukan tanpa alasan. Hingga hari pelepasan, Kota Yogyakarta sudah mengoleksi 31 medali emas dari berbagai cabang olahraga dan bertengger di posisi teratas klasemen sementara.

“Saya sangat optimis atlet-atlet kita bisa mempertahankan performa terbaiknya. Dengan semangat juang dan kekompakan, InsyaAllah Kota Yogyakarta bisa pulang sebagai juara umum PORDA 2025,” tegas Hasto.

Ia juga berpesan agar para atlet selalu menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik Yogyakarta. Menurutnya, kemenangan sejati bukan cuma soal jumlah medali, tapi juga sikap fair play di lapangan.

Dua Srikandi Persembahkan Emas

Di antara sederet atlet berprestasi, nama Nafisa Anindya Kusumo (taekwondo) dan Rabela Bilqis Yuliani Nurmada (balap sepeda) mencuri perhatian.

Nafisa sukses meraih emas di kategori Kyorugi Senior Putri. Ia mengaku kunci keberhasilannya adalah latihan disiplin sejak pagi hingga sore, plus dukungan penuh keluarga dan pelatih.

“Latihan itu nggak cuma fisik, tapi juga mental biar siap di lapangan. Doa keluarga dan support teman-teman bikin saya makin percaya diri,” ujar Nafisa

Sementara Rabela,atletbala psepeda,

juga berhasil mempersembahkan emas untuk Kota Gudeg. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan strategi saat latihan.

“Balap sepeda itu bukan hanya soal kayuh pedal, tapi juga strategi dan daya tahan. Meski cuaca kadang bikin susah, saya berusaha tetap fokus. Saya senang bisa kasih emas untuk Yogyakarta, ini baru awal, target saya sampai level nasional bahkan internasional,” ucap Rabela bersemangat.

Keberhasilan dua srikandi ini jadi bukti bahwa pembinaan olahraga di Yogyakarta berjalan efektif, bukan hanya membentuk fisik yang kuat, tapi juga mental juara.

ACEH BARAT DAYA

Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti sianida (NaCN) dan merkuri dalam tambang emas rakyat di Aceh Barat Daya bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan. Negara tidak boleh kalah oleh praktik ilegal yang merusak masa depan generasi bangsa,” tegas Tim Liputan Khusus Aceh, Minggu (25/01/2026).

Aceh

Penangkapan pelaku yang sempat buron ini merupakan bukti komitmen Polres Nagan Raya dalam menegakkan hukum dan memberikan perlindungan kepada korban. Setiap pelaku KDRT akan kami tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Muhammad Rizal, S.E., S.H., M.H.

Headline

“Sat Resnarkoba Polres Nagan Raya berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu dengan mengamankan seorang pengedar beserta 114 paket sabu seberat total 114,89 gram. Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat dan menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas narkoba hingga ke akar jaringannya,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Nagan Raya AKP Very Syahputra, S.H., M.H.

Aceh

Polri, khususnya Polres Nagan Raya, berkomitmen mendukung penuh program swasembada pangan nasional. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mengawal serta mendukung program pertanian, khususnya komoditas jagung, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Wakapolres Nagan Raya Kompol Humaniora Sembiring, S.Kom., S.I.K.

Aceh

“Kesigapan warga bersama aparat kepolisian berhasil menyelamatkan nyawa seorang bocah 11 tahun yang diserang ular phyton di kawasan rawa Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya satwa liar di lingkungan sekitar permukiman,” ujar Kapolsek Kuala Pesisir IPDA Ghozi Al Falah, S.Tr.K.