Scroll untuk baca berita
Jawa BaratNEWSBIDIK PANGANDARAN

Kakak Kandung Advokat Ijudin Dorong Pengajuan Grasi: “Jangan Kriminalisasi Pembela Rakyat”

506
×

Kakak Kandung Advokat Ijudin Dorong Pengajuan Grasi: “Jangan Kriminalisasi Pembela Rakyat”

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,//PANGANDARAN – Sopian Rangga Saputra, kakak kandung dari advokat Ijudin, mendorong pihak keluarga untuk segera mengajukan permohonan grasi kepada Presiden Republik Indonesia, Jenderal Prabowo Subianto. Ia meyakini bahwa Ijudin layak mendapatkan pengampunan atas vonis yang dijatuhkan kepadanya.

Menurut Sopian, Ijudin dikenal aktif membela masyarakat yang lahannya diduga dikuasai oleh oknum tertentu dengan mengatasnamakan negara, khususnya dalam penetapan kawasan hutan yang menimbulkan korban di kalangan warga.

“Saya turun langsung ke lapangan untuk melihat seperti apa kasus ini. Dari hasil penelusuran saya, memang ada indikasi penguasaan lahan oleh pihak tertentu di balik penetapan kawasan hutan. Dan adik saya membela warga yang menjadi korban,” ungkap Sopian saat ditemui di Pangandaran, Sabtu (20/7/2025).

Sopian juga menegaskan bahwa advokat Ijudin bukan sekadar pembela hukum, tetapi juga seorang ayah dari enam anak yang masih berusia sekolah. Menurutnya, hukuman penjara terhadap Ijudin tidak hanya menghancurkan masa depan keluarganya, tapi juga mencederai semangat keadilan bagi para pembela rakyat.

“Saya yakin Presiden Prabowo akan mempertimbangkan grasi ini. Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal kemanusiaan dan keadilan,” tegasnya.

Sebagai anggota staf di lingkungan Kepresidenan dan Sekretaris Relawan Gemoy, organisasi masyarakat pendukung Prabowo, Sopian saat ini intens berkomunikasi dengan tim hukum yang diketuai oleh Ali Mansur untuk memproses permohonan grasi secepatnya.

Ia juga menyoroti adanya kejanggalan dalam proses persidangan Ijudin, khususnya terkait barang bukti utama berupa ponsel milik Ijudin yang hingga kini tidak dikembalikan maupun disebut dalam putusan pengadilan.

“Di ponsel itu banyak bukti penting, termasuk dugaan upaya penyuapan dari pihak lawan agar adik saya mundur dari kasus tersebut. Tapi sayangnya, barang bukti itu tidak dihadirkan di pengadilan dan tidak jelas nasibnya,” tambahnya.

Sopian berharap masyarakat dan semua pihak tidak diam melihat kriminalisasi terhadap advokat yang membela rakyat secara cuma-cuma.

“Jangan biarkan advokat pejuang keadilan menjadi korban. Adik saya tidak menerima suap, dan tetap pada prinsip agama serta konstitusi. Itu yang harus dihormati,” pungkas Sopian.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Polres Pangandaran memastikan penanganan dugaan perusakan 63 pohon karet milik PTPN I Regional 2 masih berada pada tahap penyelidikan. Kepolisian menegaskan seluruh laporan akan diproses secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti, sementara masyarakat diminta menghormati proses hukum serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.”

Daerah

“Final Camat Cup 2026 di Alun-alun Malangbong berlangsung meriah dengan antusiasme ratusan penonton. Plt Camat Malangbong mengajak masyarakat menjaga sportivitas dan ketertiban, sementara KOK Malangbong mengapresiasi kerja keras panitia yang telah menyukseskan turnamen bola voli antar desa sebagai ajang pembinaan atlet sekaligus mempererat persatuan masyarakat.”

Jawa Barat

“Pemuda merupakan tonggak pembangunan bangsa. Di era digital, penguasaan teknologi menjadi kunci agar generasi muda mampu bersaing secara global. KNPI Kabupaten Bekasi dan Wuling Motors menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemuda dan industri dapat membuka peluang kerja sekaligus mendorong lahirnya generasi yang siap menghadapi masa depan.”

Jawa Barat

“Ini bukan hanya kegiatan seremonial. Kami hadir untuk melaksanakan tugas konstitusional sebagai anggota DPRD, yakni menyerap aspirasi masyarakat, baik secara tertulis maupun disampaikan langsung. Keduanya sangat penting,” ujar Rudy Rafly.