Scroll untuk baca berita
Kepulauan Bangka BelitungNasionalPOLRI

Irjen Pol Hendro Pandowo: Jenderal Humanis yang Memanusiakan Penjahat

1466
×

Irjen Pol Hendro Pandowo: Jenderal Humanis yang Memanusiakan Penjahat

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,//Pangkalpinang – Sosok Irjen. Pol. Drs. Hendro Pandowo, M.Si. menjadi perbincangan hangat di Kepulauan Bangka Belitung. Dikenal sebagai jenderal polisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat, Hendro membawa warna baru dalam kepemimpinannya sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Babel sejak 26 Juli 2024.

 

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 ini bukan hanya dikenal sebagai perwira tinggi Polri yang tegas dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai pemimpin yang memanusiakan penjahat. Ungkapan itu bukan sekadar retorika. Dalam keseharian tugasnya di Polda Babel, Hendro kerap mengunjungi langsung ruang tahanan. Ia menanyakan kesehatan para tahanan, memastikan mereka mendapatkan perlakuan manusiawi, bahkan tak jarang membelikan makanan bagi mereka. Sikap ini membuatnya dihormati dan bahkan dijadikan panutan oleh sejumlah tahanan.

 

“Beliau bukan hanya Kapolda, tapi sosok ayah bagi kami,” ujar salah satu tahanan di Mapolda Babel dengan mata berkaca-kaca.

 

Dekat dengan masyarakat dan media sejak awal bertugas di Polres Bandung Barat, Hendro dikenal sebagai pemimpin yang tidak segan turun langsung ke lapangan. Saat masyarakat tertimpa musibah, Hendro selalu menjadi yang pertama hadir, meninjau lokasi, dan menampung langsung keluhan warga. Kepeduliannya itu membuat masyarakat Babel merasa memiliki seorang pelindung yang benar-benar peduli.

Karier dan Pendidikan

Irjen Pol Hendro Pandowo memiliki latar belakang pendidikan dan karier yang panjang serta mentereng. Pendidikan dasarnya diselesaikan pada 1982, kemudian melanjutkan ke SMP (1985) dan SMA Negeri 5 Surakarta, lulus tahun 1988. Ia meraih gelar Sarjana dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) tahun 1998 dan menyelesaikan Pascasarjana di Universitas Indonesia pada 2007.

 

Pendidikan kepolisian yang ia tempuh mencakup Akabri (1991), PTIK (1998), Sespim I (2007), dan Lemhannas (2016). Selain itu, ia juga mengikuti berbagai pelatihan kejuruan seperti PA Serse dan PA LAN Idik Tipikor.

 

Riwayat Jabatan dan Pangkat

 

Kariernya dimulai sebagai Pamapta Polres Bandung Barat pada 1992. Sejak itu, Hendro terus menapaki berbagai posisi strategis, dari Kapolsek Ciracas, Kapolsek Pademangan, Kasat Reskrim di beberapa Polres besar, hingga Kapolrestabes Bandung. Ia juga pernah menjabat Wakapolda Metro Jaya, Dirreskrimum Polda Sumbar, hingga menjadi Staf Ahli Sosial Budaya Kapolri.

 

Puncak kariernya kini adalah saat menjabat sebagai Kapolda Babel. Dengan pangkat Inspektur Jenderal Polisi yang ia sandang sejak 11 April 2023, Hendro menunjukkan bahwa jabatan tinggi bukanlah penghalang untuk tetap menjadi sosok yang sederhana dan peduli pada sesama.

Penutup

Irjen Pol Hendro Pandowo adalah cermin jenderal masa kini: tegas namun penuh empati, berpangkat tinggi namun tetap membumi. Kepemimpinannya membawa harapan baru bahwa institusi kepolisian bisa menjadi pelindung yang benar-benar mengayomi masyarakat. Bagi warga Babel, Hendro bukan hanya Kapolda, tapi juga simbol kemanusiaan.

REDAKSI:newsbidik.com

PENULIS:Muhamad ijudin Rahmat SH MH

Minggu, (20/7/2025). 

Tinggalkan Balasan

Biografi

Dalam setiap lembar sejarah Nusantara, tersimpan kisah perjuangan, pengorbanan, kesetiaan, dan keberanian para tokoh yang telah meletakkan fondasi kejayaan bangsa. Salah satu sosok yang memiliki tempat istimewa dalam perjalanan sejarah…

Headline

Dugaan adanya praktik pembekingan tambang emas ilegal di Kabupaten Lebak, Banten, memunculkan pertanyaan publik terhadap efektivitas pengawasan dan penegakan hukum. Dugaan keterlibatan oknum aparat berpangkat bintang dua perlu diusut secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti guna memastikan kebenaran informasi serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Jakarta

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan komitmennya membenahi institusi Polri melalui peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta penguatan kedekatan dengan masyarakat. Melalui program Polisi Bersama Masyarakat, Polri diarahkan untuk semakin profesional, responsif, dan hadir dalam menjawab berbagai persoalan keamanan dan ketertiban, termasuk pemberantasan narkotika, penyelundupan, dan judi online.