Scroll untuk baca berita
DaerahNEWSBIDIK PANGANDARAN

BANJIR TERJANG PANGANDARAN, POLISI DAN WARGA BERSATU TANGGULANGI DAMPAK DI MARUYUNGSARI

375
×

BANJIR TERJANG PANGANDARAN, POLISI DAN WARGA BERSATU TANGGULANGI DAMPAK DI MARUYUNGSARI

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//PADAHERANG, PANGANDARAN.Banjir yang melanda wilayah Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, memicu aksi cepat aparat kepolisian bersama warga. Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Pangandaran dan Polsek Padaherang dikerahkan untuk membantu warga terdampak, Selasa (27/5/2025).

Di bawah komando Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., dan koordinasi langsung Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman, petugas gabungan turun ke lokasi terdampak di Dusun Anggaraksan RT 31 RW 13. Kegiatan ini melibatkan personel dari Satpolair, Polsek Padaherang, Koramil, serta warga setempat yang bahu-membahu memperbaiki tanggul darurat yang jebol akibat tingginya debit air.

Kasat Polair IPTU Anang Tri Sodikin memimpin tim dengan menurunkan dua unit perahu karet (rubber boat) untuk mengangkut material tanah guna memperkuat tanggul yang rusak. “Kami hadir untuk membantu warga agar dampak banjir ini dapat segera diatasi. Ini bagian dari pengabdian dan tanggung jawab kemanusiaan Polri,” ujarnya.

Selain digunakan untuk pengangkutan material, perahu juga dimanfaatkan untuk mengevakuasi dan mengantar sejumlah siswa SDN 1 Maruyungsari yang terisolasi akibat genangan air. Layanan ini dilakukan demi menjamin akses pendidikan tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat.

Situasi di lapangan dilaporkan kondusif. Sinergi antara aparat TNI-Polri dan masyarakat menjadi kunci dalam penanganan cepat bencana ini. Pihak kepolisian memastikan akan terus memantau kondisi dan menyiagakan personel hingga situasi benar-benar membaik.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”