Scroll untuk baca berita
DaerahJawa Tengah

Respon Cepat Bupati Ngesti, Mbah Supi Kini Dirawat Intensif di RSUD Ambarawa

536
×

Respon Cepat Bupati Ngesti, Mbah Supi Kini Dirawat Intensif di RSUD Ambarawa

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Semarang,Pemerintah Kabupaten Semarang menunjukkan respons cepat dan tanggap atas kabar mengenai kondisi Mbah Supi, warga lanjut usia dari Desa Samban, Kecamatan Bawen. Kabar tersebut sebelumnya ramai diberitakan di sejumlah media dan memicu perhatian publik.Selasa, (13/5/2025).

Menindaklanjuti hal itu, Bupati Semarang Ngesti Nugroho segera menginstruksikan Kepala Desa Samban, Maduri, bersama perangkat desa setempat untuk mengecek langsung kondisi Mbah Supi. Tim desa bergerak cepat melakukan penanganan awal sebelum akhirnya memutuskan untuk membawa Mbah Supi ke fasilitas kesehatan.

Pada pukul 13.35 WIB, Selasa siang, Mbah Supi resmi dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa. Setibanya di rumah sakit, ia langsung mendapatkan perawatan intensif di ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Menurut informasi dari petugas medis, kondisi Mbah Supi membutuhkan observasi ketat dan penanganan berkelanjutan mengingat usianya yang sudah lanjut dan keluhan kesehatannya yang kompleks.

Pihak RSUD Ambarawa menyatakan bahwa mereka akan terus memantau kondisi pasien dan memberikan penanganan terbaik yang sesuai dengan prosedur medis. Sementara itu, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bertindak cepat dalam setiap persoalan sosial yang muncul di masyarakat, khususnya yang menyangkut warga kurang mampu dan rentan.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih menunggu pernyataan resmi dari pihak rumah sakit terkait perkembangan terbaru kondisi Mbah Supi. Informasi lanjutan akan segera disampaikan kepada publik jika ada perkembangan signifikan dari tim medis.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Proyek revitalisasi SD Negeri 5 Cepogo dengan nilai anggaran hampir Rp800 juta hingga kini belum rampung meski telah melewati batas waktu pelaksanaan. Selain keterlambatan, tim aliansi dan media juga menemukan pekerja di lokasi proyek tidak menggunakan alat pelindung diri, yang berpotensi melanggar aturan keselamatan kerja,” ujar tim investigasi aliansi kepada NEWS BIDIK, Jumat (26/12/2025).

Jawa Tengah

Pembangunan revitalisasi SMP Tahfidz Annur Tahunan Jepara kembali disorot. Temuan di lapangan menunjukkan sejumlah bagian bangunan diduga tidak sesuai spesifikasi, mulai dari pengecoran hingga atap yang dinilai tidak memenuhi standar. Minimnya pengawasan proyek turut menjadi sorotan, sementara panitia tetap optimistis pekerjaan selesai sebelum tenggat, meski progres dinilai jauh dari target.”