Scroll untuk baca berita
Jawa TengahJepara

Diduga Volume Disunat, Proyek Aspal Desa Kaligarang Jepara Disorot Tim Aliansi dan Media

3172
×

Diduga Volume Disunat, Proyek Aspal Desa Kaligarang Jepara Disorot Tim Aliansi dan Media

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK | Jepara — Kondisi jalan aspal di Desa Kaligarang, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, menjadi sorotan setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian volume pekerjaan dengan perencanaan. Proyek yang diduga bersumber dari aspirasi dewan tersebut dinilai bermasalah dan berpotensi merugikan keuangan negara. Temuan

ini terungkap.pada Rabu (24/12/2025).

Lokasi proyek berada di wilayah RT 15 dan RT 16 RW 05 Desa Kaligarang. Berdasarkan hasil pengukuran langsung di lapangan oleh tim Aliansi A bersama awak media, panjang jalan aspal yang dikerjakan hanya mencapai sekitar 1.440 meter. Padahal, sesuai informasi yang beredar, panjang seharusnya mencapai 1.650 meter. Artinya, terdapat selisih sekitar 210 meter yang patut dipertanyakan.

Salah satu perwakilan tim Aliansi A, berinisial A, menjelaskan bahwa proyek tersebut disebut-sebut merupakan pekerjaan jalan aspal yang bersumber dari aspirasi anggota dewan. Namun, pada papan informasi proyek justru tercantum waktu pelaksanaan selama sembilan hari kerja dan terkesan seolah-olah merupakan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Ini yang menjadi tanda tanya. Di lapangan disebut aspirasi dewan, tetapi papan nama proyek justru menampilkan informasi yang seakan-akan proyek PUPR. Hal ini menimbulkan kebingungan dan patut didalami,” ujar A kepada wartawan.

Lebih lanjut, tim Aliansi dan media juga menyesalkan sikap para pekerja di lapangan yang dinilai tidak kooperatif. Bahkan, para pekerja terkesan menyepelekan kehadiran tim investigasi dan awak media saat dilakukan konfirmasi terkait pekerjaan tersebut.

Sementara itu, perwakilan tim pengawasan barang dan jasa, Ujatko, menegaskan bahwa pengurangan volume pekerjaan merupakan pelanggaran serius. “Sangat tidak layak apabila pekerjaan jalan aspal disunat sehingga volume panjangnya berkurang. Jika ini benar, maka ada indikasi penyimpangan yang harus ditindaklanjuti,” tegasnya.

Atas temuan tersebut, tim Aliansi bersama media dan Lembaga Perlindungan Konsumen Divisi Pengawasan Barang dan Jasa berencana segera membuat laporan resmi kepada Aparat Penegak Hukum (APH). Selain itu, mereka juga mendorong Inspektorat Kabupaten Jepara untuk turun tangan melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut.

Tim Aliansi berharap Inspektorat dapat menjalankan fungsi pengawasan internal pemerintah daerah secara maksimal guna memastikan transparansi, akuntabilitas, serta mencegah praktik penyimpangan anggaran yang merugikan masyarakat. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait.

Tinggalkan Balasan

Jawa Tengah

“Universitas Muria Kudus diharapkan menjadi pusat pelatihan dan persiapan calon pekerja migran Indonesia melalui program SMK Go Global. Dengan dukungan pelatihan bahasa, peningkatan kompetensi, uji kompetensi, hingga proses penempatan, lulusan SMK diharapkan mampu bersaing di pasar kerja internasional dengan tetap mengutamakan perlindungan dan keselamatan pekerja migran.”

Jawa Tengah

“Dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi di SPBU 44-523-02 Karangmoncol, Kabupaten Pemalang, masih memerlukan pembuktian dan verifikasi secara menyeluruh. Setiap tuduhan harus didasarkan pada fakta, data transaksi, serta hasil pemeriksaan pihak berwenang agar tidak menimbulkan kesimpulan sepihak yang dapat merugikan pihak tertentu. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi demi menjunjung tinggi prinsip keberimbangan, transparansi, serta profesionalisme jurnalistik.”

Jawa Tengah

“Ucapan selamat dan dukungan dari keluarga besar Detasemen Intelijen Kodam IV/Diponegoro kepada Letkol Arh Agus Fithriyanto, S.A.P., yang mengikuti Pendidikan Jabatan Golongan V atau Letkol TA 2026, merupakan bentuk kebanggaan dan doa bersama agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, serta kesuksesan dalam menjalani pendidikan. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh semakin memperkuat kapasitas

Jawa Tengah

“Dengan kesamaan visi dan misi, kami berharap program kerja yang disusun dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami juga akan terus menjaga nilai-nilai sejarah dan budaya Walisongo sebagai bagian dari tanggung jawab organisasi,” lanjutnya.