Scroll untuk baca berita
DaerahNEWS-BIDIK. GARUT

Kapolres Garut Pimpin Langsung Pengamanan Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 05 Tahun 1446 H/2025 M

565
×

Kapolres Garut Pimpin Langsung Pengamanan Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 05 Tahun 1446 H/2025 M

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Garut – Sebanyak 435 jemaah haji asal Kabupaten Garut resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci dalam Kloter 05 Gelombang 1 Tahun 1446 H/2025 M. Prosesi pelepasan berlangsung pada Jumat (2/5/2025) di Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang No.2, Kecamatan Garut Kota.

Acara pemberangkatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU., Ketua DPRD Garut Aris Munandar, S.Pd., Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., serta Kepala Kemenag Garut, Dr. KH. Saefulloh, S.Ag., M.Pd.I.

Hadir pula Ketua MUI Garut KH. Sirojul Munir, Ketua Baznas Garut Abdullah Efendi, jajaran Polres Garut, gabungan Polsek, Denpom Garut, Satpol PP, Dishub, dan panitia petugas haji dari Kemenag Garut. Kolaborasi lintas instansi ini bertujuan memastikan kelancaran dan keamanan proses pemberangkatan.

Sebanyak 12 unit bus disiapkan untuk mengangkut para jemaah dan 8 petugas haji. Pengawalan ketat dilakukan oleh aparat kepolisian demi menjamin keamanan selama perjalanan menuju embarkasi.

Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, memimpin langsung proses pengamanan dan pelepasan jemaah. Dalam keterangannya, ia menegaskan komitmen kepolisian dalam menjamin kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian pemberangkatan.

“Keamanan dan kelancaran pemberangkatan jemaah haji merupakan prioritas utama kami. Kami akan terus melakukan pengamanan maksimal agar para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan kembali ke tanah air dengan selamat,” ujar Kapolres.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, pemberangkatan jemaah haji Kabupaten Garut diharapkan dapat berjalan lancar, tertib, dan penuh keberkahan.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik