Scroll untuk baca berita
DaerahJeparaPeristiwa

FWPB Bangsri: Gerak Cepat Bantu Warga, Soroti Ketertutupan Pemerintahan Desa

737
×

FWPB Bangsri: Gerak Cepat Bantu Warga, Soroti Ketertutupan Pemerintahan Desa

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK.//Kabupaten.-Jepara, Forum Warga Peduli Bangsri (FWPB) (forum warga peduli bangsri )terus menunjukkan kepeduliannya terhadap warga Desa Bangsri, Kabupaten Jepara. Forum ini hadir sebagai mitra sosial yang tanggap membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, termasuk saat ada warga yang sakit maupun meninggal dunia.

Kehadiran FWPB dinilai membawa angin segar bagi kemajuan dan kesejahteraan warga. Salah satu bentuk kepedulian mereka terlihat ketika anggota forum turun langsung mengunjungi keluarga almarhumah Ibu Sumartiani (Nanik Santoso), warga RT 01 RW 07 Bangsri, yang meninggal dunia dan akan dimakamkan di Maqbaroh Slentreng Cobaan, pukul 13.00 WIB.

“FWPB tidak hanya bergerak ketika ada masalah besar. Saat ada warga mengalami musibah atau duka, kami hadir. Minimal kami bisa memberikan semangat dan hiburan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar A, salah satu warga sekaligus anggota FWPB. Rabu (16/4/2025).

Namun, di balik aksi sosialnya, FWPB juga menyuarakan kritik terhadap kepemimpinan kepala desa setempat. Mereka menilai ada sikap arogansi dan ketertutupan dalam pengelolaan keuangan desa, seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan laporan pertanggungjawaban (SPJ).

“FWPB tidak ingin dipimpin oleh pemimpin yang arogan, semena-mena, dan merugikan warganya. Transparansi adalah hak masyarakat,” lanjut A.

FWPB menyatakan komitmennya untuk terus membela kebenaran, meskipun langkah-langkah mereka tidak disukai oleh sebagian pihak, termasuk Kepala Desa yang saat ini menjabat. Forum ini bahkan berani mengungkap dugaan penyelewengan dan ketidaktransparanan dalam tata kelola pemerintahan desa.

“Masyarakat sudah muak dengan gaya kepemimpinan yang tidak terbuka. Setiap ditanya soal laporan keuangan, jawabannya selalu berputar-putar. Padahal, sebagai pemimpin, keterbukaan kepada warga itu penting,” tutup A.

Keberadaan FWPB diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain, bahwa masyarakat bisa bersatu dan bergerak untuk menjaga hak serta kesejahteraan bersama.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Kami meminta aparat penegak hukum segera mendalami dugaan penimbunan dan penyalahgunaan solar bersubsidi ini secara profesional dan transparan. Jika ditemukan unsur pidana, kami berharap proses hukum dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak berhenti di tengah jalan,” ujar Joker, perwakilan Media Hukum dan Kriminal wilayah Kabupaten Jepara

Daerah

“Bantuan revitalisasi SMP Islam Darurrohman Jondang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, dengan anggaran hampir Rp500 juta, menjadi sorotan. Pekerjaan yang meliputi atap, jendela, dan lantai dinilai perlu diklarifikasi karena kondisi gedung sekolah telah berusia lebih dari 40 tahun. Pihak sekolah mengaku sebelumnya mengusulkan penanganan gedung yang dianggap menjadi prioritas, namun pekerjaan yang diarahkan justru mencakup tiga bagian tersebut. Selain itu, pelaksanaan proyek juga disorot terkait pengawasan dan penggunaan tenaga kerja dari luar desa. Tim media mendorong pihak dinas dan instansi terkait melakukan pemeriksaan teknis serta administrasi untuk memastikan pekerjaan sesuai perencanaan, spesifikasi, dan ketentuan mekanisme

Daerah

“Sebanyak 49 unit kendaraan 4×4 jenis Cendrawasih telah kami distribusikan ke 49 titik KDKMP di Kabupaten Temanggung. Kendaraan ini diharapkan dapat memperkuat sarana operasional koperasi sekaligus mendukung berbagai kebutuhan di tingkat desa.”
— Dandim 0706/Temanggung Letkol Inf Richie Fadly.