Scroll untuk baca berita
HeadlineInternasionalPolitik

Usai Kunjungan di UEA, Presiden Prabowo Bertolak ke Ankara untuk Lanjutkan Diplomasi

544
×

Usai Kunjungan di UEA, Presiden Prabowo Bertolak ke Ankara untuk Lanjutkan Diplomasi

Sebarkan artikel ini

NEWS -BIDIK.,Setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraannya di Abu Dhabi, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melanjutkan lawatan ke Ankara, Turki, pada Rabu (9/4/2025). Kepala Negara dan rombongan terbatas bertolak dari Presidential Flight, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA) sekitar pukul 15.30 waktu setempat.

Pelepasan keberangkatan Presiden Prabowo dilakukan oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Menteri Energi dan Infrastruktur PEA Suhail Mohamed Al Mazrouei, Duta Besar PEA untuk Indonesia Abdullah Salem AlDhaheri, Duta Besar RI untuk PEA Husin Bagis, serta Atase Pertahanan KBRI Abu Dhabi Brigjen TNI Muhammad Irawadi.

Selama berada di Abu Dhabi, Presiden Prabowo mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden PEA Mohamed bin Zayed Al Nahyan di Istana Qasr Al Shatie. Pertemuan itu menghasilkan capaian penting, di antaranya pengumuman delapan dokumen kerja sama dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dan Letter of Intent (LoI) yang telah disepakati kedua negara.

Dalam penerbangan menuju Ankara, Presiden turut didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

(BPMI Setpres)

Tinggalkan Balasan

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”

Headline

“Dugaan praktik mafia BBM bersubsidi di Kabupaten Pinrang disebut masih berjalan lancar dan aman. Kondisi ini memicu kelangkaan solar dan pertalite, antrean panjang di SPBU, serta menyulitkan masyarakat seperti nelayan, petani, dan sopir angkutan. FP2KP mendesak aparat penegak hukum segera melakukan tindakan tegas dan operasi tangkap tangan guna memberantas praktik ilegal tersebut.”

Headline

“Warga miskin di Desa Waled, Cirebon, mengeluhkan sulitnya akses mobil desa untuk berobat. Di tengah kondisi ekonomi yang terbatas, mereka justru harus mengeluarkan biaya besar hingga ratusan ribu rupiah untuk transportasi. Padahal, fasilitas desa seharusnya diprioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan, bukan dipersulit.”