NEWS BIDIK, Suka Makmue – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus memantapkan kesiapan menghadapi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pendampingan dan penyampaian informasi EPSS yang digelar di Gedung Command Center, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Senin (23/02/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nagan Raya, Dr. Nuri Rosmika, S.ST., M.Si., Sekretaris Dinas Kominfo Cut Yulie Sofia, S.T., Kepala Bidang Statistik Kominfo Masitoh, SKM., MKM., serta perwakilan dari Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nagan Raya, Arafik, S.Sos.I., MPA, menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan capaian nilai EPSS pada tahun mendatang. Menurutnya, keberhasilan penilaian tidak hanya bergantung pada satu perangkat daerah, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor dalam penyelenggaraan statistik sektoral.
Ia menyampaikan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah perlu memahami secara utuh peran dan tanggung jawab masing-masing dalam pengelolaan data. Dengan pemahaman yang selaras, target peningkatan skor EPSS 2026 diharapkan dapat melampaui capaian tahun 2024.
Dalam kerangka implementasi Satu Data Indonesia di daerah, Arafik menjelaskan pembagian peran antarinstansi. BPS berfungsi sebagai pembina data sektoral, Bappeda bertindak sebagai koordinator, sementara Dinas Kominfo menjalankan peran sebagai e-Walidata yang mengelola serta mengintegrasikan data dari berbagai sumber agar lebih terstruktur dan akurat.
Kominfo, lanjutnya, juga berkomitmen mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai bagian dari penguatan basis data pembangunan daerah. Dukungan tersebut dinilai penting untuk memastikan ketersediaan data yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Nagan Raya, Dr. Nuri Rosmika, menyebut pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum mempererat kolaborasi antara BPS dan Kominfo. Sinergi tersebut dinilai krusial dalam mempersiapkan tahapan penilaian EPSS 2026 secara optimal.
Ia menekankan bahwa EPSS memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola data sektoral. Melalui evaluasi ini, proses pengumpulan, pengolahan, hingga penyajian data diharapkan semakin sistematis dan sesuai standar statistik nasional.

Dengan penguatan koordinasi dan komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya optimistis mampu menghadirkan data yang lebih akurat, transparan, dan berbasis bukti untuk mendukung perencanaan serta pengambilan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.




















