Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYA

Dept Collector SMS Finence Diduga Mengandalkan Oknum Polisi. Modus Mobil Dititipkan Polsek Tadu raya. Diharapkan APH Bertindak.

3496
×

Dept Collector SMS Finence Diduga Mengandalkan Oknum Polisi. Modus Mobil Dititipkan Polsek Tadu raya. Diharapkan APH Bertindak.

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK,Nagan Raya. Debt collector leasing Ansari SH cs SMS Finence melakukan penarikan tanpa prosedur SOP penarikan satu unit mobil Honda Brio Nopol BL 1463 VC collector Leasing SMS Meulaboh Aceh Barat , Ansari SH Cs dengan modus mobil tersebut bukan ditarik namun dititipkan di Polsek Tadu Raya ” katanya ” setelah membayar Angsuran di ambil di Polsek tadu Raya pada konsumen Ternyata NIHIL

DPRK Nagan Raya Ketok Palu Dua Qanun, RPJM dan Ketahanan Pangan

Disaat awak media ini menemui Kapolsek Tadu Raya mengaskan bahwa tidak ada laporan sama sekali adanya titipan dari pihak manapun ” Tegasnya ” Kapolsek Tadu Raya.

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab Empat Pejabat Utama dan Dua Kapolres

M.Kabul Jabar dan Nurasiah memberikan keterangan sudah 4 kali datang kekantor untuk melunasi tunggakan credit selama 2 bulan. Finence SMS Di jalan Swadaya depan POLRES Aceh Barat untuk meminta Penjelasan , Namun pihak Karyawan SMS Finence tidak satupun yang bertanggung jawab . seakan-akan Kebal Hukum dan Kuat Bekingan dan menghalalkan segala cara dobrak semua prosedur dan UU perlindungan konsumen.

Sinergi Polsek Meureubo, APDESI, dan Relawan Salurkan Bantuan Banjir ke Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Pidie Jaya

Diharapkan kepada seluruh Masyarakat Se Provinsi Aceh lebih Waspada jika Dept Collector Finence SMS jika menyalahi prosedur ( SOP ) penarikan segera laporkan Ke Aparat Penegak Hukum -APH terdekat

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”