Scroll untuk baca berita
Jawa BaratNasionalReligi

Makna Ridlo dan Jalan Thariqah: Menapaki Sabar, Syukur, dan Ketetapan Allah”

5114
×

Makna Ridlo dan Jalan Thariqah: Menapaki Sabar, Syukur, dan Ketetapan Allah”

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, INDRAMAYU .Ungkapan “Rodlitu Billahi Robba” .Aku ridlo Allah sebagai Tuhanku . menjadi pesan mendalam yang kembali disampaikan KH. Muhammad Rosyid Masyhudi S.Sos., M.Pd dalam tausiyahnya di Cikawung, Indramayu, Senin (24/11/2025). Pesan ini mengingatkan umat agar senantiasa memperhatikan dua dimensi amal: lahiriyah (jasad) dan batiniyah (hati), sebagaimana ditekankan dalam ajaran syariat dan thariqah.

Menurut KH. Rosyid, para pecinta dan pengamal thariqah dituntut untuk selalu menjaga kebersihan hati agar mampu wushul atau sampai kepada Allah Swt. Dalam tradisi thariqah, tiga perilaku utama bukan sekadar sifat, tetapi menjadi maqam (kedudukan spiritual) dan ahwal (keadaan hati) yang wajib ditanamkan seorang murid: sabar, syukur, dan ridlo.

Beliau mengutip ajaran klasik:

ولها ثلاث صفات:

الصبر على البلاء — الشكر على الرخاء — والرضا بالقضاء

Tiga sifat thariqah: sabar dalam musibah, syukur saat mendapat kelapangan, dan ridlo atas segala ketetapan Allah.

Dijelaskan bahwa sabar dan syukur adalah dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan. Seseorang tidak akan benar-benar sabar apabila tidak memiliki rasa syukur, dan tidak dapat disebut bersyukur apabila belum memiliki keteguhan jiwa yang tercermin dalam kesabaran. Kedua sifat ini kemudian akan bermuara pada sikap ridlo, yakni menerima sepenuh hati setiap keputusan Allah tanpa terjebak dalam penilaian zahir atas nikmat atau musibah.

“Bisa jadi apa yang tampak sebagai nikmat sejatinya adalah ujian, dan yang tampak sebagai musibah justru menjadi kebaikan,” tuturnya.

Sikap ridlo, menurut KH. Rosyid, hanya dapat tumbuh ketika seorang murid terbebas dari rukyat an-nafsi—perasaan melihat dan mengagungkan diri sendiri. Pada tahap itu, hati seseorang akan lebih condong menyaksikan kebesaran Allah sebagai Al-Mudabbir, Zat Yang Maha Mengatur segala urusan hamba-Nya.

Ketika tiga sifat ini menyatu, maka hati seorang murid dianggap telah siap memasuki hadlroh ilahiyyah (kehadirat Ilahi) setelah terbebas dari berbagai tipuan dunia (aghyar). Inilah puncak perjalanan spiritual menuju an-nafs al-muthmainnah—jiwa yang tenang—yang ditandai dengan ikrar tulus: Rodlitu Billahi Robba.

Acara yang berlangsung khidmat itu turut menjadi pengingat bahwa tujuan akhir perjalanan spiritual seorang mukmin adalah sampai pada ketenangan jiwa dan keikhlasan penuh terhadap keputusan Allah.

Tinggalkan Balasan

Jakarta

Rotasi dan mutasi terhadap 199 perwira tinggi dan perwira menengah Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi. Penempatan pejabat baru diharapkan mampu menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.”

Jawa Barat

“Dugaan pungutan liar di kawasan Jembatan Timbang Tolongas, Sumedang, menjadi perhatian serius karena sejumlah truk bermuatan terlihat melanjutkan perjalanan tanpa masuk ke area penimbangan setelah diduga terjadi transaksi. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian dari pihak pengelola UPKB serta instansi terkait. Transparansi pemeriksaan dan penegakan aturan diperlukan untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai ketentuan.”

Headline

Wartawan Bekasi Raya menyatukan barisan dan akan menggelar aksi damai di Kantor Bupati Bekasi untuk menyuarakan pentingnya penghormatan terhadap kemerdekaan pers serta perlindungan terhadap kerja jurnalistik. Aksi tersebut juga mendesak Pemkab Bekasi melakukan pemeriksaan objektif terkait dugaan perlakuan tidak patut terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas konfirmasi.