Scroll untuk baca berita
DaerahJawa Barat

Ketua FWJ Indonesia Kritik Proyek Dispora Bekasi yang Diduga Dilindungi Oknum Ormas Bermodus Wartawan

1349
×

Ketua FWJ Indonesia Kritik Proyek Dispora Bekasi yang Diduga Dilindungi Oknum Ormas Bermodus Wartawan

Sebarkan artikel ini
Sejumlah warga tampak mengamati aktivitas truk molen proyek pembangunan sarana olahraga Dispora Kabupaten Bekasi yang keluar-masuk wilayah permukiman tanpa sosialisasi, Minggu (6/7/2025). Situasi ini menuai protes warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan dan merusak infrastruktur lingkungan, /dok newsbidik.com/RED/

NEWSBIDIK,//Bekasi, Jawa Barat .Seruan Presiden Prabowo untuk memberantas korupsi dan menata ulang keamanan nasional dari praktik premanisme rupanya masih belum sepenuhnya diindahkan. Meskipun pemerintah melalui Menko Polhukam telah membentuk Satgas Pemberantasan Premanisme, muncul fenomena baru di mana sejumlah oknum organisasi masyarakat (ormas) justru berlindung di balik identitas wartawan.

Praktik ini ditengarai menjadi tameng bagi mereka untuk ikut terlibat dalam proyek-proyek pemerintah, bahkan diduga melakukan praktik backing demi kepentingan tertentu. Ketua Umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Mustofa Hadi Karya — akrab disapa Opan — angkat bicara mengenai fenomena tersebut.

Menurut Opan, pola oknum ormas yang menunggangi profesi wartawan ini bisa merusak marwah jurnalisme yang sejatinya memiliki fungsi sebagai kontrol sosial dan pilar demokrasi. Ia mencontohkan dugaan penyimpangan di Kabupaten Bekasi, tepatnya pada proyek pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2025.

Berdasarkan informasi sejumlah wartawan yang melakukan penelusuran dan konfirmasi di lapangan, muncul pengakuan dari seorang kontraktor yang mengklaim dirinya berasal dari salah satu ormas tingkat nasional, sekaligus mengaku sebagai wartawan sebuah media daring.

“Profesi wartawan itu bukan alat untuk backup proyek atau semacamnya. Semua sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik,” tegas Opan, Minggu (6/7/2025).

Ia juga menegaskan apabila terbukti ada oknum yang menyalahgunakan kartu identitas pers untuk kepentingan proyek, maka pihak redaksi media terkait wajib mencabutnya dan mengeluarkan sikap tegas agar tidak mencederai nama baik pers Indonesia.

“Ada aduan, oknum tersebut mengaku kontraktor sekaligus wartawan, bahkan mengklaim berasal dari organisasi pers yang cukup dikenal. Ini jelas sangat disayangkan,” tambahnya.

Permasalahan ini mencuat bermula ketika seorang warga, yang juga mantan Ketua RT 06 RW 010 Desa Sindang Mulya, Kecamatan Cibarusah, mempertanyakan aktivitas lalu lintas kendaraan berat di lingkungannya. Proyek pembangunan sarana olahraga (SOR) Dispora Bekasi di kawasan RT 07 RW 010 Perumahan Villa Mas Asri 2 memicu keresahan warga lantaran truk-truk besar kerap melintas tanpa sosialisasi.

“Kami mendukung proyek pemerintah, tapi tolong libatkan warga dalam musyawarah. Jalan kami rawan rusak, belum lagi ancaman kecelakaan untuk anak-anak atau ibu-ibu,” ujar warga tersebut, Minggu (6/7/2025).

Ironisnya, ketika warga mencoba meminta penjelasan, oknum kontraktor yang juga mengaku wartawan itu malah bersikap arogan dengan menunjukkan kartu pers. Bahkan ia terang-terangan menyebut dirinya anggota sebuah ormas besar di Indonesia.

Saat dikonfirmasi lebih jauh, oknum yang berinisial SP tersebut tidak menampik bahwa kartu pers memang sengaja digunakan untuk mendukung setiap aktivitas proyeknya.

“Saya juga wartawan, jadi kartu ini buat backup semua pekerjaan saya,” katanya dengan nada tinggi.

Padahal, fungsi wartawan dalam sistem demokrasi diatur tegas oleh UU Pers, termasuk sebagai pengawas tata kelola pemerintahan dan penggunaan anggaran publik, baik APBN maupun APBD, dengan prinsip keterbukaan informasi publik (KIP).

Adapun proyek Dispora Kabupaten Bekasi yang menjadi sorotan ini tercatat memiliki nilai anggaran sebesar Rp98.562.000 dari APBD tahun 2025.

Aceh

Delapan penghargaan yang diraih menjadi bukti bahwa santri Dayah Ruhul Qur’ani mampu bersaing di bidang robotika. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, berinovasi, dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.” — Teuku Raden Triolan Wijaya, S.Kom., M.Cs., Pelatih Tim Robotik Dayah Ruhul Qur’ani.

Daerah

“Dugaan pungutan liar dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, mencuat setelah sejumlah nasabah mengaku diminta menyerahkan uang jutaan rupiah kepada agen sebelum pencairan kredit. Para nasabah menduga praktik tersebut telah berlangsung terhadap puluhan peminjam dan meminta aparat penegak hukum serta pihak Bank Mandiri melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam pemberitaan belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Masyarakat berharap hukum ditegakkan secara adil tanpa dipengaruhi kepentingan pihak mana pun. Kepastian hukum menjadi kebutuhan utama agar persoalan yang tengah bergulir tidak terus menimbulkan spekulasi maupun konflik di tengah masyarakat. Sesuai amanat Pasal 27 UUD 1945, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum dan berhak memperoleh perlakuan yang adil.”

Daerah

“Harapan seorang warga Desa Lemahireng Krajan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, menjadi potret masih adanya masyarakat yang merasa belum tersentuh Program Bantuan Pangan pemerintah. Riadi (Adi), pekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu, memohon keadilan agar dapat masuk dalam daftar penerima bantuan. Pemerintah desa menyatakan akan melakukan verifikasi ulang dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Semarang, sementara hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana Kepresidenan. NEWSBIDIK akan terus mengawal perkembangan informasi ini sesuai fakta dan keterangan resmi dari pihak terkait.”

Aceh

“Pawai Karnaval Budaya HUT Ke-24 Nagan Raya menjadi bukti semangat generasi muda dalam mencintai dan melestarikan budaya daerah. Melalui kreativitas para pelajar, warisan budaya tidak hanya dipertontonkan, tetapi juga diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Nagan Raya,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK).

Aceh

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya melalui program CSR serta mendukung suksesnya HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus terjalin untuk membangun Nagan Raya yang mandiri dan madani,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK), saat menutup Nagan Raya Fair 2026 di Alun-Alun Suka Makmue, Senin (21/7/2026).

Daerah

“Polres Pangandaran memastikan penanganan dugaan perusakan 63 pohon karet milik PTPN I Regional 2 masih berada pada tahap penyelidikan. Kepolisian menegaskan seluruh laporan akan diproses secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti, sementara masyarakat diminta menghormati proses hukum serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.”