Scroll untuk baca berita
JakartaNasionalPOLRI

Peran Kapolri dan Kolaborasi Stakeholder Kunci Sukses Mudik Lebaran 2025

483
×

Peran Kapolri dan Kolaborasi Stakeholder Kunci Sukses Mudik Lebaran 2025

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK.COM.//Jakarta .Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2025 resmi ditutup dalam sebuah agenda di Ruang Mataram, Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/4/2025). Dalam kesempatan itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2025 merupakan hasil dari sinergi berbagai pihak, termasuk intervensi langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Irjen Agus mengungkapkan, Kapolri tidak hanya memberikan arahan strategis dalam Operasi Ketupat 2025, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik dan arus balik.

“Keberhasilan Operasi Ketupat adalah keberhasilan bersama,” ujar Irjen Agus.

Ia menambahkan, Kapolri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan suasana mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Berkat petunjuk dan arahan Bapak Kapolri dalam Operasi Ketupat tentang perlunya kolaborasi, sinergisitas, dan komunikasi antar-stakeholder, kita dapat mewujudkan pengamanan yang maksimal,” jelasnya.

Irjen Agus juga menggarisbawahi bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2025 adalah hasil kerja keras seluruh elemen yang terlibat, dari tingkat pusat hingga daerah. Dalam penutupan operasi pada 8 April 2025 lalu, ia sempat menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat.

“Saya selaku Kakorlantas Polri dengan hormat menyampaikan terima kasih dan rasa bangga atas dedikasi, semangat, kerja keras, kebersamaan, keikhlasan, serta soliditas kita semua,” tuturnya.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2025 juga mendapat apresiasi dari Presiden RI Prabowo Subianto serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Irjen Agus menilai hal tersebut sebagai bukti nyata bahwa kerja sama lintas sektor dapat menghasilkan dampak positif secara nasional.

“Usaha tidak mengkhianati hasil. Kebersamaan kita dalam mengawal operasi ini telah mendapatkan apresiasi luar biasa dari Presiden, pimpinan kementerian/lembaga, Kapolri, legislatif, dan masyarakat,” kata Agus.

Tahun ini, Korlantas Polri juga mengusung pendekatan baru dalam edukasi keselamatan mudik dengan menghadirkan lagu berjudul Mudik Aman Keluarga Nyaman. Lagu tersebut disosialisasikan secara luas dan menjadi bagian dari strategi komunikasi publik Korlantas sesuai dengan tagline mudik 2025.

Momen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau arus mudik Lebaran 2025 (dok. Korlantas Polri)

Kapolri memberikan apresiasi khusus terhadap inisiatif tersebut saat kunjungan ke Pos Pengamanan Terpadu Gerbang Tol Pejagan, Jawa Tengah, pada Rabu (19/3). Ia berharap lagu tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi pengingat bagi pemudik untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dalam perjalanan.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”