Scroll untuk baca berita
DaerahPeristiwa

Pesawat Peserta Pangandaran Air Show 2025 Mendarat Darurat, Diduga Alami Mati Mesin

541
×

Pesawat Peserta Pangandaran Air Show 2025 Mendarat Darurat, Diduga Alami Mati Mesin

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK.// Pangandaran
Jawa Barat – Sebuah pesawat kecil peserta Pangandaran Air Show 2025 melakukan pendaratan darurat di kawasan Kampung Turis, Pangandaran, pada Minggu (20/4/2025) pagi. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.46 WIB dan diduga disebabkan oleh kerusakan mesin.

Salah satu saksi mata, Dadang (55), warga yang tengah berolahraga di sekitar trotoar Kampung Turis, mengaku sempat merekam momen pesawat melakukan atraksi udara di kawasan pesisir. Ia menyadari adanya kejanggalan saat baling-baling pesawat tampak berhenti berputar.

“Saya awalnya hanya merekam atraksi biasa. Sekitar 30 detik merekam, saya lihat baling-balingnya berhenti. Tapi saya tidak sempat merekam detik-detik saat pesawatnya mendarat mendadak,” ujar Dadang.

Dadang menyebutkan bahwa pesawat terlihat mengalami gangguan mesin saat masih berada di udara. “Kalau dilihat dari video saya, sepertinya mesinnya mati di atas,” tambahnya.

Sementara itu, saksi lain bernama Yayan mengaku menyaksikan langsung detik-detik pesawat mendarat darurat di bibir pantai. “Pesawatnya tiba-tiba terbang rendah. Saya sempat kaget, kirain kenapa. Tapi saya enggak sempat rekam, enggak bawa HP, niatnya cuma jalan-jalan,” ucap Yayan.

Pesawat yang mengalami insiden tersebut diketahui berwarna putih dengan garis oranye dan biru, serta kode registrasi PK-S350. Sesaat setelah mendarat darurat, lokasi langsung diamankan oleh panitia dan petugas keamanan. Garis polisi pun segera dipasang untuk membatasi area, mengantisipasi gelombang air laut dan menghindari kerumunan warga.

Evakuasi pesawat dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, Basarnas, tenaga medis, serta pihak Susi Air. Proses penanganan dilakukan dengan pengamanan ketat demi keselamatan semua pihak.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Polres Pangandaran terkait insiden tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak Susi Air juga belum membuahkan jawaban.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah rangkaian acara Pangandaran Air Show 2025 yang menarik ribuan pengunjung. Aparat masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”