Scroll untuk baca berita
Jawa Tengah

MUSYAWARAH DESA RAWAJAYA BENTUK PANITIA PENJARINGAN PERANGKAT DESA

1170
×

MUSYAWARAH DESA RAWAJAYA BENTUK PANITIA PENJARINGAN PERANGKAT DESA

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, KABUPATEN CILACAP – Pemerintah Desa Rawajaya, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, menggelar Musyawarah Desa dalam rangka pembentukan Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa untuk formasi Kepala Dusun Gayamsari, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung tertib, khidmat, dan penuh nuansa kekeluargaan dengan dihadiri berbagai unsur masyarakat serta pemangku kepentingan di lingkungan Desa Rawajaya.

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama sebagai bentuk permohonan kelancaran, keberkahan, dan petunjuk dalam seluruh rangkaian musyawarah serta proses pengambilan keputusan.

Musyawarah tersebut turut dihadiri para Ketua RT dan RW se-Desa Rawajaya, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para Kepala Dusun, perangkat desa, Kepala Desa Rawajaya, tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala sekolah dan kepala madrasah, pengurus Karang Taruna, perwakilan PKK, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), hingga sejumlah tamu undangan lainnya.

Suasana haru sempat menyelimuti jalannya kegiatan ketika salah satu tokoh masyarakat mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi Bapak Miskun, mantan Kepala Dusun Gayamsari yang saat ini tengah sakit dan mengalami gejala stroke.

Dengan penuh kekhusyukan, seluruh hadirin melantunkan Surah Al-Fatihah sebagai bentuk doa dan dukungan moral agar beliau segera diberikan kesembuhan serta kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Momen tersebut menjadi simbol kuatnya rasa kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat Desa Rawajaya terhadap sosok yang telah lama mengabdi kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, unsur Kecamatan Bantarsari melalui Kepala Seksi Tata Pemerintahan (Kasie Tapem), Bambang, turut memberikan arahan terkait mekanisme penjaringan dan penyaringan perangkat desa.

Ia memaparkan secara rinci tahapan pelaksanaan, dasar hukum, mekanisme seleksi, hingga tujuan dari proses penjaringan perangkat desa agar seluruh peserta musyawarah memahami aturan dan ketentuan yang berlaku.

Bambang juga menekankan pentingnya menghadirkan calon perangkat desa yang memiliki kredibilitas, kapasitas, serta integritas yang baik. Selain itu, calon perangkat desa diharapkan memiliki akhlak dan perilaku yang baik serta memenuhi persyaratan administrasi dan akademik sesuai ketentuan yang berlaku.

“Perangkat desa harus benar-benar diisi oleh orang-orang yang mampu bekerja, jujur, bertanggung jawab, dan memiliki kemampuan yang dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya dalam pemaparan.

Musyawarah berlangsung dengan suasana demokratis dan penuh kebersamaan. Seluruh elemen masyarakat tampak menunjukkan komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang profesional, bersih, dan berkualitas melalui proses penjaringan perangkat desa yang transparan dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Jawa Tengah

“Universitas Muria Kudus diharapkan menjadi pusat pelatihan dan persiapan calon pekerja migran Indonesia melalui program SMK Go Global. Dengan dukungan pelatihan bahasa, peningkatan kompetensi, uji kompetensi, hingga proses penempatan, lulusan SMK diharapkan mampu bersaing di pasar kerja internasional dengan tetap mengutamakan perlindungan dan keselamatan pekerja migran.”

Jawa Tengah

“Dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi di SPBU 44-523-02 Karangmoncol, Kabupaten Pemalang, masih memerlukan pembuktian dan verifikasi secara menyeluruh. Setiap tuduhan harus didasarkan pada fakta, data transaksi, serta hasil pemeriksaan pihak berwenang agar tidak menimbulkan kesimpulan sepihak yang dapat merugikan pihak tertentu. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi demi menjunjung tinggi prinsip keberimbangan, transparansi, serta profesionalisme jurnalistik.”

Jawa Tengah

“Ucapan selamat dan dukungan dari keluarga besar Detasemen Intelijen Kodam IV/Diponegoro kepada Letkol Arh Agus Fithriyanto, S.A.P., yang mengikuti Pendidikan Jabatan Golongan V atau Letkol TA 2026, merupakan bentuk kebanggaan dan doa bersama agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, serta kesuksesan dalam menjalani pendidikan. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh semakin memperkuat kapasitas

Jawa Tengah

“Dengan kesamaan visi dan misi, kami berharap program kerja yang disusun dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami juga akan terus menjaga nilai-nilai sejarah dan budaya Walisongo sebagai bagian dari tanggung jawab organisasi,” lanjutnya.