Scroll untuk baca berita
Jawa BaratNEWS BIDIK KAB BEKASIPolitik

KIM-PG Kabupaten Bekasi Belum Tentukan Sikap, Nama Akhmad Marjuki Muncul sebagai Figur Kuat

4
×

KIM-PG Kabupaten Bekasi Belum Tentukan Sikap, Nama Akhmad Marjuki Muncul sebagai Figur Kuat

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, Kabupaten Bekasi – Keluarga Intelektual Muda Partai Golkar (KIM-PG) Kabupaten Bekasi menyatakan belum mengambil sikap resmi terkait dukungan kepada calon ketua Partai Golkar Kabupaten Bekasi. Meski begitu, muncul satu nama yang dinilai memiliki kapasitas kuat untuk memimpin partai berlambang beringin tersebut.

Ketua KIM-PG Kabupaten Bekasi, Efendi Subandono, mengungkapkan bahwa secara pribadi dirinya menjatuhkan pilihan kepada H. Akhmad Marjuki, SH., MH. Menurutnya, mantan Penjabat Bupati Bekasi itu memiliki pengalaman, rekam jejak, dan kemampuan manajerial yang mumpuni untuk membawa Partai Golkar di Kabupaten Bekasi menjadi lebih solid dan progresif.

“Secara pribadi saya mendukung Bapak H. Akhmad Marjuki untuk memimpin Partai Golkar di Kabupaten Bekasi. Beliau figur yang berpengalaman dan memiliki kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat,” ujar Efendi.

Meski demikian, Efendi menegaskan bahwa keputusan organisasi tetap menunggu dinamika internal partai, khususnya setelah Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Jawa Barat selesai digelar dan dimenangkan secara aklamasi oleh H. Daniel Muttaqien ST sebagai ketua terpilih.

“Kami masih menunggu perkembangan setelah struktur kepengurusan DPD Partai Golkar Jawa Barat resmi dilantik. Sikap organisasi akan ditentukan setelah itu,” tambahnya.

Efendi juga menyampaikan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dengan seluruh pimpinan kecamatan (PK) se-Kabupaten Bekasi demi menjaga soliditas kader. Ia memastikan bahwa seluruh proses dukungan politik akan dilakukan dengan cara-cara santun, sopan, serta menjunjung tinggi etika kader Partai Golkar. Rabu, (8/4/26)

“Kami siap bekerja secara elegan, menjalin komunikasi dengan para PK, dan berupaya memenangkan figur terbaik untuk Golkar Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

Kini, publik dan internal Golkar Kabupaten Bekasi menantikan langkah lanjutan setelah kepengurusan Jawa Barat terbentuk, termasuk arah dukungan resmi KIM-PG dalam kontestasi pemilihan ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”

Headline

“Warga miskin di Desa Waled, Cirebon, mengeluhkan sulitnya akses mobil desa untuk berobat. Di tengah kondisi ekonomi yang terbatas, mereka justru harus mengeluarkan biaya besar hingga ratusan ribu rupiah untuk transportasi. Padahal, fasilitas desa seharusnya diprioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan, bukan dipersulit.”