Scroll untuk baca berita
Jawa BaratNEWS BIDIK KAB BEKASIPolitik

KIM-PG Kabupaten Bekasi Belum Tentukan Sikap, Nama Akhmad Marjuki Muncul sebagai Figur Kuat

248
×

KIM-PG Kabupaten Bekasi Belum Tentukan Sikap, Nama Akhmad Marjuki Muncul sebagai Figur Kuat

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, Kabupaten Bekasi – Keluarga Intelektual Muda Partai Golkar (KIM-PG) Kabupaten Bekasi menyatakan belum mengambil sikap resmi terkait dukungan kepada calon ketua Partai Golkar Kabupaten Bekasi. Meski begitu, muncul satu nama yang dinilai memiliki kapasitas kuat untuk memimpin partai berlambang beringin tersebut.

Ketua KIM-PG Kabupaten Bekasi, Efendi Subandono, mengungkapkan bahwa secara pribadi dirinya menjatuhkan pilihan kepada H. Akhmad Marjuki, SH., MH. Menurutnya, mantan Penjabat Bupati Bekasi itu memiliki pengalaman, rekam jejak, dan kemampuan manajerial yang mumpuni untuk membawa Partai Golkar di Kabupaten Bekasi menjadi lebih solid dan progresif.

“Secara pribadi saya mendukung Bapak H. Akhmad Marjuki untuk memimpin Partai Golkar di Kabupaten Bekasi. Beliau figur yang berpengalaman dan memiliki kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat,” ujar Efendi.

Meski demikian, Efendi menegaskan bahwa keputusan organisasi tetap menunggu dinamika internal partai, khususnya setelah Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Jawa Barat selesai digelar dan dimenangkan secara aklamasi oleh H. Daniel Muttaqien ST sebagai ketua terpilih.

“Kami masih menunggu perkembangan setelah struktur kepengurusan DPD Partai Golkar Jawa Barat resmi dilantik. Sikap organisasi akan ditentukan setelah itu,” tambahnya.

Efendi juga menyampaikan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dengan seluruh pimpinan kecamatan (PK) se-Kabupaten Bekasi demi menjaga soliditas kader. Ia memastikan bahwa seluruh proses dukungan politik akan dilakukan dengan cara-cara santun, sopan, serta menjunjung tinggi etika kader Partai Golkar. Rabu, (8/4/26)

“Kami siap bekerja secara elegan, menjalin komunikasi dengan para PK, dan berupaya memenangkan figur terbaik untuk Golkar Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

Kini, publik dan internal Golkar Kabupaten Bekasi menantikan langkah lanjutan setelah kepengurusan Jawa Barat terbentuk, termasuk arah dukungan resmi KIM-PG dalam kontestasi pemilihan ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi mendatang.

Jawa Barat

“Dugaan pungutan liar di kawasan Jembatan Timbang Tolongas, Sumedang, menjadi perhatian serius karena sejumlah truk bermuatan terlihat melanjutkan perjalanan tanpa masuk ke area penimbangan setelah diduga terjadi transaksi. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian dari pihak pengelola UPKB serta instansi terkait. Transparansi pemeriksaan dan penegakan aturan diperlukan untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai ketentuan.”

Headline

Wartawan Bekasi Raya menyatukan barisan dan akan menggelar aksi damai di Kantor Bupati Bekasi untuk menyuarakan pentingnya penghormatan terhadap kemerdekaan pers serta perlindungan terhadap kerja jurnalistik. Aksi tersebut juga mendesak Pemkab Bekasi melakukan pemeriksaan objektif terkait dugaan perlakuan tidak patut terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas konfirmasi.

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Jawa Barat

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak secara otomatis menghilangkan hak masyarakat untuk menerima bantuan sosial. Pekerja informal, termasuk peserta mandiri dan pekerja dengan upah di bawah UMK, tetap berhak mendapatkan bansos sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.”