DaerahJawa BaratNEWSBIDIK PANGANDARANPeristiwa

Remaja Penyelamat Teman Ditemukan Meninggal di Pantai Timur Pangandaran

1027
×

Remaja Penyelamat Teman Ditemukan Meninggal di Pantai Timur Pangandaran

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, PANGANDARAN — Setelah melalui proses pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad seorang remaja bernama Muhammad Lutfi (14), yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan Pantai Timur Pangandaran. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIB, berjarak kurang lebih 200 meter dari titik awal kejadian. Jum’at, (27/3/2026)

Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto, membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan tersangkut pada jaring nelayan yang sebelumnya telah dipasang secara sengaja sebagai bagian dari upaya pencarian bersama tim SAR gabungan dan nelayan setempat.

“Korban ditemukan dalam kondisi masih mengenakan pakaian hitam dan celana kolor bermotif,” ujar Sakio saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Menurutnya, pemasangan jaring di sekitar lokasi pencarian merupakan salah satu strategi yang digunakan untuk mempersempit area pencarian, mengingat kondisi arus laut yang cukup kuat di kawasan tersebut. Upaya ini terbukti efektif hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

Setelah ditemukan, jenazah Muhammad Lutfi segera dievakuasi menuju Tempat Pelelangan Ikan (PPI) Cikidang untuk penanganan lebih lanjut. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah duka oleh tim gabungan Operasi SAR kecelakaan laut (Opsar Laka Laut) untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Sakio menambahkan, sejak laporan kejadian diterima, tim SAR gabungan telah melakukan berbagai upaya pencarian secara maksimal. Metode pencarian dilakukan melalui jalur darat dengan menyisir sepanjang garis pantai, serta penyisiran laut di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu nelayan dan peralatan SAR.

“Sejak pagi hari, tim sudah bergerak melakukan pencarian dari berbagai titik. Baik melalui jalur darat maupun penyisiran di laut sekitar lokasi kejadian,” jelasnya.

Keberhasilan dalam menemukan korban, lanjut Sakio, tidak terlepas dari sinergi yang solid antara tim SAR gabungan, relawan, serta nelayan setempat yang turut berperan aktif dalam proses pencarian.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh tim dan dukungan nelayan, korban akhirnya berhasil ditemukan. Pihak keluarga juga sudah menerima jenazah dan rencananya akan segera dimakamkan,” tambahnya.

Diketahui sebelumnya, peristiwa tragis ini bermula saat Muhammad Lutfi berupaya menolong dua orang temannya yang terseret ombak di kawasan Pantai Timur Pangandaran. Namun nahas, saat berusaha memberikan pertolongan, korban justru terseret gelombang besar ke tengah laut.

Beruntung, kedua temannya berhasil diselamatkan. Namun Lutfi tidak dapat menyelamatkan diri dan dinyatakan hilang hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga:

Nekat Berenang di Area Terlarang, Remaja 14 Tahun Hilang Digulung Ombak Pangandaran

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya wisatawan, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di tengah kondisi gelombang yang tidak menentu. Selain itu, penting untuk mematuhi imbauan petugas demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”

Jawa Barat

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak secara otomatis menghilangkan hak masyarakat untuk menerima bantuan sosial. Pekerja informal, termasuk peserta mandiri dan pekerja dengan upah di bawah UMK, tetap berhak mendapatkan bansos sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.”