Scroll untuk baca berita
POLRIPrestasiSulawesi Selatan

Polairud Polda Sulsel Amankan Operasi Ketupat dan Wujudkan Pantai Akkarena Lebih Bersih dan Nyaman

119
×

Polairud Polda Sulsel Amankan Operasi Ketupat dan Wujudkan Pantai Akkarena Lebih Bersih dan Nyaman

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, Makassar — Komitmen menjaga keamanan sekaligus kebersihan kawasan pesisir kembali ditunjukkan oleh jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Sulawesi Selatan. Pada Rabu, 25 Maret 2026 sekitar pukul 09.00 WITA, personel Polairud diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat di kawasan Pantai Akkarena, Kota Makassar.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga dirangkaikan dengan aksi nyata program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Program tersebut merupakan bagian dari prioritas nasional yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan kenyamanan ruang publik. Rabu, (25/3/2026)

Direktur Polairud Polda Sulsel, Pitoyo Agung Yuwono, menegaskan bahwa peran aparat kepolisian, khususnya Polairud, tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan wilayah perairan. Lebih dari itu, kehadiran mereka juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menciptakan lingkungan pesisir yang bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

“Kehadiran Polairud bukan hanya soal keamanan, tetapi juga memastikan lingkungan pesisir tetap terjaga, bersih, dan layak dinikmati masyarakat,” ujarnya dalam arahan kepada seluruh personel di lapangan.

Pantai Akkarena yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit warga Makassar menjadi titik fokus dalam kegiatan tersebut. Sejak pagi hari, personel Polairud tidak hanya melakukan patroli dan pengamanan terhadap aktivitas masyarakat, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi bersih-bersih kawasan pantai. Sampah-sampah yang berserakan dikumpulkan, sementara area publik ditata agar terlihat lebih rapi dan nyaman.

Hasil dari kegiatan tersebut pun langsung terlihat. Kawasan Pantai Akkarena tampak lebih tertata, bersih, dan aman. Pengunjung yang datang dapat menikmati suasana pantai dengan lebih nyaman, tanpa terganggu oleh sampah maupun potensi gangguan keamanan.

Sinergi antara pengamanan dan aksi kebersihan ini menjadi bukti nyata bahwa aparat kepolisian mampu menjalankan peran ganda secara efektif. Tidak hanya sebagai penjaga stabilitas keamanan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berkontribusi langsung terhadap kualitas lingkungan.

Langkah ini juga menjadi pesan kuat bahwa program pemerintah tidak berhenti pada tataran wacana. Implementasi nyata di lapangan menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik, khususnya di kawasan pesisir yang memiliki peran penting sebagai ruang publik dan destinasi wisata.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. Partisipasi aktif warga menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan program seperti ASRI agar dampaknya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dengan keterlibatan aktif aparat dan dukungan masyarakat, Pantai Akkarena kini tidak hanya menjadi simbol keindahan pesisir Kota Makassar, tetapi juga contoh nyata bagaimana kolaborasi dapat menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan indah.

Pantai bersih, aman, dan nyaman kini bukan lagi sekadar harapan, melainkan telah menjadi kenyataan yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri untuk meningkatkan produktivitas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tantangan Polri ke depan semakin berat dan kompleks, sehingga seluruh personel dituntut terus meningkatkan integritas dan pelayanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”