Scroll untuk baca berita
https://newsbidik.com/wp-content/uploads/2026/02/Sebanyak-16-SPPG-Polri-telah-dilengkapi-fasilitas-penunjang-berbasis-kemandirian-pangan-mulai-d.webp
Jawa BaratNEWS BIDIK KAB BEKASI

Geger! JPKP Bongkar Fakta Menu Makan Bergizi Gratis di Bekasi: Siswa SD Cuma Dapat Singkong dan Tahu!

1207
×

Geger! JPKP Bongkar Fakta Menu Makan Bergizi Gratis di Bekasi: Siswa SD Cuma Dapat Singkong dan Tahu!

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, KABUPATEN BEKASI – Sebuah temuan mengejutkan datang dari pelaksanaan program unggulan pemerintahan. Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) DPD Kabupaten Bekasi baru saja membongkar fakta krusial terkait realisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Prabowo-Gibran di lapangan.

Baca Juga:

Ribuan Butir Obat Keras Digerebek Sat Narkoba Polres Metro Bekasi, Bisnis Haram Berkedok Kontrakan Dibongkar

Hasil pantauan pengawasan JPKP mendapati potret yang menjadi sorotan tajam. Pasalnya, sajian makanan yang diterima oleh siswa dinilai jauh dari ekspektasi publik terkait pemenuhan gizi maksimal bagi anak sekolah.

Menu Terbatas: Hanya Singkong, Tahu, Pisang, dan Abon

Penemuan ini terungkap secara langsung pada Rabu, 4 Maret 2026. Tim JPKP mendapati bahwa penerima manfaat, yakni murid kelas 6 di SDN Karang Asih 13, Kecamatan Cikarang Utara, hanya mendapatkan porsi makanan yang sangat terbatas. 

Berdasarkan data di lapangan, satu porsi hidangan yang dibagikan hari itu hanya berisi: 1 bungkus singkong, 1 buah tahu, 1 buah pisang, dan taburan abon.

Baca Juga:

Jelang Ramadhan, DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi Gelar Silaturahmi Perkuat Soliditas Pengurus

Kondisi minim lauk utama ini menjadi contoh nyata dari kualitas pelayanan Satuan Pelayanan (SPPG) yang beroperasi mendistribusikan makanan di wilayah Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Instruksi Tegas Ketua JPKP DPD Kabupaten Bekasi

Merespons temuan di lapangan tersebut, Ketua JPKP DPD Kabupaten Bekasi, Efendi Subandono, langsung mengambil langkah investigatif dan preventif. Ia menginstruksikan seluruh jajaran pengurus JPKP di wilayahnya untuk turun gunung memperketat pengawasan.

“Kami menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus JPKP DPD Kabupaten Bekasi untuk terus mengawasi dan mendampingi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran, yaitu Program MBG,” tegas Efendi.

Langkah pendampingan dan pengawasan ketat dari JPKP ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi serius bagi penyelenggara di daerah. Hal ini mutlak diperlukan agar tujuan mulia dari Program Makan Bergizi Gratis tidak melenceng dari standar kelayakan gizi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Tinggalkan Balasan

Jawa Barat

“Reses ini bukan sekadar agenda formal, tetapi kewajiban kami untuk turun langsung mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Silakan sampaikan usulan yang benar-benar berdampak bagi kepentingan umum, dan akan kami kawal sesuai mekanisme di DPRD Provinsi Jawa Barat,” ujar H. Akhmad Marjuki dalam kegiatan reses di Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Selasa (24/2/2026).

“Sat Narkoba Polres Metro Bekasi kembali membongkar praktik peredaran obat keras daftar G di wilayah Kabupaten Bekasi. Dari dua lokasi berbeda di Cikarang Utara dan Sukamanah, petugas mengamankan tiga terduga pelaku serta ribuan butir tramadol yang diedarkan secara ilegal. Penindakan ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan obat keras.”

Daerah

“Silaturahmi ini menjadi momentum untuk memperkuat kesolidan, kebersamaan, dan kekompakan seluruh pengurus. Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, kami ingin seluruh kader tetap menjaga kesehatan serta terus membangun komunikasi yang harmonis demi kemajuan organisasi,” ujar Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Hj. Novy Yasin, S.Kg., dalam kegiatan silaturahmi di Cikarang Pusat, Rabu (18/2/2026).

Daerah

Relokasi pasar tumpah dari kawasan lampu merah Sentra Grosir Cikarang (SGC) ke Pasar Baru Ramayana Cikarang resmi diberlakukan sebagai langkah penataan wilayah dan penguraian kemacetan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut himbauan dari Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja yang menegaskan pentingnya ketertiban lokasi berjualan demi kelancaran lalu lintas dan kenyamanan masyarakat.