Scroll untuk baca berita
AcehHeadlineNasionalPOLRES NAGANRAYAPOLRI

Polres Nagan Raya Raih Dua Penghargaan di Rapim Polda Aceh 2026

3058
×

Polres Nagan Raya Raih Dua Penghargaan di Rapim Polda Aceh 2026

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Banda Aceh – Polres Nagan Raya kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Dalam kegiatan Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Aceh Tahun 2026, jajaran Polres Nagan Raya berhasil meraih dua penghargaan bergengsi sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan inovasi pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan Rapim yang berlangsung pada 24–25 Februari 2026 tersebut digelar di Aula Hotel The Pade, Banda Aceh, dan dibuka langsung oleh Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah. Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mendukung program strategis pemerintah, serta meningkatkan respons cepat terhadap penanganan bencana hidrometeorologi di Aceh. Selasa, (24/2/2026)

Mengusung tema “Polda Aceh Presisi Siap Mengamankan, Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja dan Agenda Pemerintah serta Penanganan Darurat ke Pemulihan Bencana Hidrometeorologi Aceh Tahun 2026”, forum strategis tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus evaluasi kinerja seluruh satuan wilayah di bawah Polda Aceh.

Di hadapan para Pejabat Utama (PJU), Kapolres jajaran, Kabag, Kasat, hingga Kapolsek se-Aceh, Polres Nagan Raya diumumkan sebagai penerima dua kategori penghargaan. Pertama, kategori Pamapta SPKT Terbaik yang diberikan kepada IPDA Fardianto atas dedikasi dan kinerja optimal dalam pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Penghargaan ini menjadi cerminan profesionalisme personel di garda terdepan pelayanan publik.

Kedua, kategori Video Kegiatan Pelayanan Kepolisian Terbaik. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan kreativitas Polres Nagan Raya dalam mengemas serta menyampaikan informasi pelayanan kepolisian secara informatif dan humanis kepada masyarakat melalui media publikasi.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan yang diraih bukan hanya hasil kerja individu, melainkan buah dari soliditas dan komitmen seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan inovasi. Kami berkomitmen mewujudkan Polri yang Presisi serta semakin dicintai masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong seluruh jajaran untuk terus adaptif menghadapi tantangan tugas ke depan. Dengan raihan dua penghargaan tersebut, Polres Nagan Raya menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung visi transformasi Polri yang Presisi di Aceh.

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Jakarta

Rotasi dan mutasi terhadap 199 perwira tinggi dan perwira menengah Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi. Penempatan pejabat baru diharapkan mampu menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Headline

Wartawan Bekasi Raya menyatukan barisan dan akan menggelar aksi damai di Kantor Bupati Bekasi untuk menyuarakan pentingnya penghormatan terhadap kemerdekaan pers serta perlindungan terhadap kerja jurnalistik. Aksi tersebut juga mendesak Pemkab Bekasi melakukan pemeriksaan objektif terkait dugaan perlakuan tidak patut terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas konfirmasi.