Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYAPOLRI

Semarak HUT ke-80 Korps Brimob Polri, Batalyon C Pelopor Polda Aceh Gelar Donor Darah di Nagan Raya

3029
×

Semarak HUT ke-80 Korps Brimob Polri, Batalyon C Pelopor Polda Aceh Gelar Donor Darah di Nagan Raya

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Nagan Raya- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob Polri tahun 2025, Satuan Brimob Batalyon C Pelopor Polda Aceh menggelar kegiatan donor darah di Mako Batalyon C Pelopor, Kabupaten Nagan Raya, Kamis (29/10/2025). Kegiatan kemanusiaan ini dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Kegiatan donor darah ini melibatkan berbagai unsur Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya personel Polres Nagan Raya, Kodim 0116/Nagan Raya, Dinas Perhubungan, Satpol PP Nagan Raya, anggota Brimob Batalyon C Pelopor, serta Ibu-Ibu Bhayangkari se-Kabupaten Nagan Raya. Proses donor darah didukung oleh tim medis dari Klinik Brimob yang dipimpin oleh dr. Eka Marisna.

Komandan Batalyon C Pelopor, Kompol Usman, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Brimob ke-80 yang jatuh pada 14 November 2025 mendatang. Selain donor darah, pihaknya juga menyiapkan sejumlah kegiatan sosial lain seperti kerja bakti, anjangsana, dan ziarah ke makam pahlawan.

“Kegiatan ini bukan sekadar memperingati hari jadi Brimob, tetapi juga bentuk nyata kepedulian kami terhadap masyarakat. Semoga melalui aksi donor darah ini, kita dapat membantu sesama dan mempererat silaturahmi antarinstansi,” ujar Kompol Usman.

Ia menambahkan, seluruh kegiatan yang digelar dalam rangka HUT Brimob tahun ini disambut positif oleh masyarakat Nagan Raya. Hal ini, menurutnya, menjadi cerminan semangat Brimob yang senantiasa hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, khususnya di wilayah Aceh.

Kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antara Brimob dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kemanusiaan di tengah peringatan momentum penting bagi Korps Brimob Polri.

Aceh

“Perselisihan terkait dugaan penyadapan pohon karet di Desa Kuala Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, berujung tragis. Seorang petani berusia 58 tahun meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian leher. Pelaku yang diduga emosi usai mengetahui pohon karetnya disadap kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.”

Aceh

“Keberadaan perusahaan di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar serta tetap menjaga kelestarian lingkungan. Hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat harus terus dibangun melalui komunikasi, musyawarah, dan kerja sama yang berkelanjutan,” — Teuku Khalilullah, Camat Tadu Raya.

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“PT Sofindo Seunagan kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja dengan menggelar Medical Check Up (MCU) bagi seluruh karyawan dan buruh pekerja. Pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama 2-4 Juni 2026 ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam memastikan kondisi kesehatan tenaga kerja tetap terjaga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.”

Aceh

Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan yang diucapkan setiap peringatan 1 Juni. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, mulai dari menghormati perbedaan, menjaga persatuan, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masa depan bangsa tidak ditentukan oleh seberapa lantang kita menyebut Pancasila, tetapi oleh seberapa konsisten kita mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.”